Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Repsol Promosikan Wisata Aceh Lewat Touring Komunitas
Rangkaian acara dimulai dengan ganti oli mesin gratis (Dok. Repsol)
  • Repsol Lubricants Indonesia menggelar program Bentang Cerita: Repsol Ride Story di Aceh, melibatkan komunitas motor dan bengkel rekanan untuk menjelajahi destinasi wisata ikonik sambil mempromosikan budaya lokal.
  • Kegiatan diawali dengan ganti oli gratis di tiga bengkel rekanan, dilanjutkan touring ke berbagai landmark Aceh serta sesi edukasi tentang pelumas dan perawatan mesin agar performa kendaraan tetap optimal.
  • Program ini bertujuan mempererat hubungan antar komunitas motor melalui pengalaman berkendara yang aman dan bermakna, sekaligus mengenalkan kekayaan sejarah, budaya, serta panorama alam khas Aceh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang dari Repsol naik motor bareng ke Aceh. Mereka jalan-jalan lihat tempat bagus seperti masjid besar dan museum tsunami. Mereka juga makan makanan khas Aceh di tepi pantai. Sebelum berangkat, mereka ganti oli gratis di bengkel. Di sana, mereka belajar cara rawat motor supaya kuat dan tetap jalan bagus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Repsol Lubricants Indonesia kembali melanjutkan program Bentang Cerita: Repsol Ride Story dengan memilih Aceh sebagai destinasi berikutnya

Setelah sebelumnya digelar di Makassar, kegiatan ini mengajak komunitas motor dan jaringan bengkel rekanan menjelajahi sejumlah ikon wisata sekaligus memperkuat edukasi mengenai perawatan kendaraan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan program ganti oli gratis di tiga bengkel rekanan Repsol, kemudian dilanjutkan touring menuju berbagai destinasi ikonik di Banda Aceh.

Selain berkendara bersama, peserta juga mendapatkan edukasi terkait penggunaan pelumas dan perawatan mesin agar performa kendaraan tetap optimal.

1. Touring menyusuri destinasi ikonik Aceh

Repsol promosikan wisata Aceh lewat touring komunitas (Dok. Repsol)

Perjalanan dimulai dari Mon Oil Samahani menuju sejumlah landmark terkenal, seperti Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, hingga kawasan pesisir Ulee Lheue.

Repsol mengemas kegiatan touring tidak hanya sebagai aktivitas berkendara, tetapi juga sarana mengenalkan sejarah, budaya, dan keindahan alam daerah yang dikunjungi.

Rute perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Rest Area Gurutee yang dikenal sebagai salah satu titik favorit para pengendara motor di pesisir barat Aceh.

Di lokasi tersebut peserta menikmati panorama alam sekaligus menyantap kuliner khas Aceh, Kuah Beulangong, sebagai bagian dari pengalaman mengenal budaya lokal.

2. Dibekali edukasi pelumas dan perawatan mesin

Setelah digelar di Makassar, Bentang Cerita lanjut ke Aceh (Dok. Repsol)

Selain touring, peserta juga mengikuti sesi edukasi produk dan sharing session bersama tim Repsol Lubricants Indonesia. Materi yang diberikan mencakup teknologi pelumas Repsol, pentingnya memilih pelumas sesuai spesifikasi kendaraan, hingga tips menjaga performa mesin untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Program ini turut diawali dengan kegiatan ganti oli gratis di tiga bengkel rekanan Repsol, yakni Mon Oil Lampenerut, Mon Oil Lamlagang, dan Mon Oil Samahani.

Melalui kegiatan tersebut, Repsol sekaligus mengedukasi pengguna mengenai manfaat penggunaan pelumas full synthetic seperti Repsol MXR Platinum dan MXR Matic Platinum.

3. Repsol ingin perkuat komunitas lewat pengalaman berkendara

Termasuk dalam seri program Bentang Cerita dari Repsol (Dok. Repsol)

Head of Marketing Repsol Lubricants Indonesia, Alejandro Werd Alonso, mengatakan program Bentang Cerita lahir dari keyakinan bahwa setiap perjalanan memiliki cerita yang berharga.

“Melalui program ini, kami ingin mengajak para riders menikmati keindahan berbagai daerah di Indonesia sekaligus mempererat hubungan antar komunitas melalui pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan penuh makna bersama Repsol,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima IDN Times, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, Aceh dipilih karena memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan panorama alam yang khas sehingga diharapkan mampu memberikan pengalaman touring yang berbeda sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas dan menciptakan cerita baru bagi para peserta.

Curated For You

Editorial Team

Related Article