Comscore Tracker

Mengenal Kawasaki Ninja H2R: Superbike Super!

Motor sport untuk penggunaan balap legal di sirkuit.

Jakarta, IDN Times - Kawasaki memang sudah cukup masyhur memproduksi motor-motor sport, salah satunya Ninja. Motor sport satu ini bahkan mendominasi penjualan motor sport di Indonesia.

Kawasaki Ninja hadir dengan banyak varian, seperti Ninja R dan Ninja RR yang dibekali mesin 2 tak hingga Ninja Mono, Ninja 250, hingga Ninja ZX-25R yang mengusung mesin 4 silinder. 

Selain itu masih ada Ninja H2R. Superbike satu ini adalah varian tertinggi  sekaligus termahal dalam keluarga Ninja.

1. Asal muasal Kawasaki Ninja H2R

Mengenal Kawasaki Ninja H2R: Superbike Super!Ilustrasi Kawasaki NInja H2R (flickr.com/Daniel Hartwig)

Sebelum muncul Kawasaki Ninja H2R, Kawasaki telah memiliki varian H2 dengan nama lengkap Kawasaki H2 Mach IV 750 yang dirilis pada tahun 1971. Kawasaki H2 ini memiliki perawakan yang berbeda dari H2R, tanpa fairing ‘sangar’ dengan signature headlamp berbentuk bulat di bagian depan.

Sayangnya pada tahun 1975, produksi Kawasaki H2 ini dihentikan karena permintaan pasar yang turun. Hal ini dilatarbelakangi karena adanya kelangkaan minyak yang membuat produksi bahan bakar juga jadi ikut terhambat. Selain itu, mesin Kawasaki H2 juga cukup boros dalam konsumsi bahan bakarnya.

Setelah hampir melewati 4 dekade kemudian, Kawasaki mengumumkan bahwa H2 akan memiliki versi track-nya, yakni H2R. Pada AIMExpo di Orlando, Florida, Kawasaki Ninja H2R ini pertama kali dipertunjukkan pada Oktober 2014. Di tahun 2015, Kawasaki Ninja H2R ini resmi dirilis di pasaran dan mendapat pemutakhiran di tahun 2017. Berselang pada tahun 2019, superbike dari Kawasaki ini mengalami pemutakhiran kembali di bagian filter, plug, dan intake chamber.

Baca Juga: Makin Buas! Inikah Tampang Kawasaki Ninja Terbaru Saudara ZX-25R 

2. Perbedaan Kawasaki Ninja H2R dengan Kawasaki Ninja H2

Mengenal Kawasaki Ninja H2R: Superbike Super!Ilustrasi Kawasaki Ninja H2 (commons.wikimedia.org/Tokumeigakarinoaoshima)

Walaupun memiliki penamaan yang hampir sama, nyatanya tampilan hingga performa dari motor H2R dan H2 cukup berbeda, lho. Ini rincian perbedaan dari Kawasaki Ninja H2R dan Kawasaki Ninja H2:

  • Peruntukkan yang berbeda

Walaupun sama-sama dilabeli sebagai motor sport, namun peruntukkan dan penggunaan dari kedua motor dari Kawasaki ini sangat berbeda. Kawasaki H2 diperuntukkan untuk penggunaan motor di jalanan biasa untuk harian, sedangkan Kawasaki Ninja H2R khusus untuk penggunaan motor balap di sirkuit.

  • Bentukan yang sangat berbeda

Terdapat beberapa elemen yang sangat berbeda dari kedua motor pabrikan Kawasaki ini. H2R memiliki winglet untuk downforce saat tancap gas di kecepatan tinggi serta tak memiliki headlamp dan spion. Sedangkan pada motor H2 memiliki spion dan headlamp seperti motor kebanyakan, namun tak memiliki winglet.

  • Tenaga dan torsi maksimal

Meski tipe dan kapasitas yang disematkan pada motor H2r dan H2 sama, namun tenaga dan torsi maksimal yang dihasilkannya berbeda. Kawasaki Ninja H2R mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 296 HP dengan torsi maksimum hingga 150 Nm, sedangkan Kawasaki H2 mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 210 HP dan torsi maksimum hingga 146 Nm.

3. Tampilan motor H2R gagah, fitur melimpah

Mengenal Kawasaki Ninja H2R: Superbike Super!Ilustrasi Kawasaki Ninja H2R (kawasaki-india.com)

Ada dua keunggulan kompetitif yang begitu dibanggakan oleh Kawasaki pada superbike ini, desain yang gagah serta performanya yang mengagumkan.

Untuk dimensi dari motor H2R ini sebetulnya tak begitu besar jika dibandingkan dengan motor balap lainnya. Ukuran panjangnya sekitar 2.070 mm, lebar 850 mm, dan tinggi 1.160 mm. Untuk wheelbase-nya sendiri sekitar 1.450 mm, ground clearance 130 mm, dan tinggi jok 830 mm.

Karena diperuntukkan sebagai motor balap yang legal, desainnya pun juga disesuaikan selayaknya peruntukkan untuk tancap gas di kecepatan tinggi. Hal ini terlihat dari fairing yang terpasang juga tampak gagah khas motor sport dengan dilengkapi winglet. Pemasangan winglet ini memang bukan hanya sekadar gaya-gayaan saja, tapi justru untuk meningkatkan downforce pada motor.

Fitur-fitur yang disematkannya pun begitu melimpah. Untuk sistem pengereman di bagian depan menggunakan kaliper Brembo monoblock cakram ganda 330 mm semi floating dan rem belakang menggunakan cakram 250 mm kaliper 2 piston. Kedua rem ini sudah dilengkapi dengan KIBS alias rem ABS (Anti-Lock Braking System) dari Kawasaki.

Untuk bagian kaki depan motor menggunakan suspense upside down KYB yang adjustable, begitupun pada kaki belakang dengan monosok dari Ohlins TTX36 yang juga adjustrable. Agar riding semakin stabil, bagian setang motor H2R ini dilengkapi dengan steering damper elektronik Ohlins.

Untuk pengereman dan kopling, terdapat setelan yang juga bisa diatur sesuai dengan kehendak pengguna motornya. Selain itu juga ada fitur-fitur penunjang lainnya, seperti Kawasaki Traction Control (KTRC), Kawasaki Launch Control Mode (KLCM), Kawasaki Cornering Management Function (KCMF). Terdapat pula Kawasaki Quick Shifter dan Kawasaki Brake Control yang terintegrasi IMU 6 Axis, sehingga arah dan pergerakan bisa dengan mudah terbaca.

4. Performanya sungguh ‘gragas’

Mengenal Kawasaki Ninja H2R: Superbike Super!Ilustrasi pengendara Kawasaki Ninja H2R (kawasaki-india.com)

Predikat superbike pada motor balap legal ini tentu performanya tak boleh diremehkan. Mesin yang disematkan berkubikasi 998 cc, inline 4 DOHC, 16 valve, berpendingin udara dengan sokongan supercharged, membuat motor H2R ini mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 310 dk pada 14.000 rpm dan torsi maksimum hingga 156 Nm pada 12.500 rpm.

Mengingat peruntukan motor ini memang dikhususkan untuk penggunaan balap, tentu perfomanya memang tak mengecewakan untuk riding di sirkuit.

5. Harga Kawasaki Ninja H2R

Mengenal Kawasaki Ninja H2R: Superbike Super!Ilustrasi Kawasaki Ninja H2R (kawasaki-india.com)

Di Indonesia belum ada informasi spesifik seputar harga dari Kawasaki Ninja H2R ini. Dilansir dari kawasaki-india.com, superbike dari Kawasaki ini dibanderol dengan harga Rs. 79,90,000 atau setara dengan Rp. 1.517.489.703.82 (Kurs 1 Rs = Rp. 189,92/ 05/07/2022).

Penulis: Syahrial Maulana Sudarto

Baca Juga: 8 Cara Simpel Merawat Motor Sport

Topic:

  • Bunga Semesta Int
  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya