Proses pengajuan kredit kendaraan bermotor selalu melibatkan perhitungan suku bunga yang akan menentukan besaran total pengeluaran. Banyak calon pembeli terjebak pada angka persentase bunga yang terlihat rendah tanpa memahami sistem perhitungan yang melandasinya.
Dua sistem kalkulasi yang paling sering diterapkan oleh lembaga keuangan adalah metode suku bunga flat dan efektif. Memahami perbedaan mendasar dari kedua mekanisme ini sangat krusial agar pengeluaran jangka panjang tidak membengkak di luar perkiraan.
