Ilustrasi memperbaiki mesin motor yang rusak (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Pemeriksaan level oli sebaiknya dilakukan secara rutin dengan metode yang sesuai rekomendasi pabrikan. Pada beberapa motor, pengecekan dilakukan ketika mesin dalam kondisi tertentu dan motor berada pada posisi tegak agar hasil pengukuran tidak keliru.
Gunakan juga jenis oli sesuai spesifikasi yang direkomendasikan. Jangan hanya menambahkan oli ketika level sudah rendah tanpa mencari tahu penyebabnya. Catat kondisi level oli setiap kali melakukan pemeriksaan sehingga perubahan volumenya dapat dipantau dari waktu ke waktu.
Jadi, volume oli yang berkurang setelah sebulan pemakaian tidak selalu berarti mesin mengalami kerusakan. Penurunan dalam jumlah kecil masih mungkin terjadi karena karakteristik penggunaan dan kondisi kerja mesin.
Namun, jika oli berkurang secara signifikan, muncul asap dari knalpot, terdapat bekas rembesan, atau mesin terasa berbeda, jangan menganggapnya normal. Segera lakukan pemeriksaan agar penyebabnya diketahui dan kerusakan mesin yang lebih serius dapat dicegah.