Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Jenis Investasi yang Bisa Bikin Kamu Tetap Untung Saat Rupiah Loyo
ilustrasi dolar Amerika (pexels.com/Kaboompics.com)
  • Nilai tukar rupiah melemah hingga Rp17.002 per dolar AS, membuat investor perlu memilih instrumen investasi yang tahan terhadap fluktuasi mata uang.
  • Menabung dolar AS dan emas menjadi strategi populer; dolar cocok untuk jangka pendek, sementara emas lebih ideal untuk investasi jangka panjang.
  • Obligasi Negara Ritel (ORI) dinilai aman karena dijamin pemerintah, menawarkan kupon tetap bulanan, serta bisa diperdagangkan di pasar sekunder.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
1 April

Harga emas naik Rp75.000 menjadi Rp2.902.000 per gram menurut data logammulia.com.

hari ini

Nilai tukar rupiah menembus Rp17.002 per dolar AS berdasarkan data perdagangan sore ini. Harga emas juga naik Rp20.000 menjadi Rp2.922.000 per gram, dan harga buyback emas meningkat Rp50.000 menjadi Rp2.637.000 per gram.

kini

Rupiah masih melemah terhadap dolar AS, mendorong investor mencari alternatif investasi seperti tabungan dolar, emas, dan Obligasi Negara Ritel.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Nilai tukar rupiah melemah hingga menembus Rp17.002 per dolar AS, memicu perhatian terhadap jenis investasi yang tetap menguntungkan di tengah pelemahan mata uang.
  • Who?
    Investor di Indonesia, Bank DBS, Antam, serta Pemerintah Indonesia melalui penerbitan Obligasi Negara Ritel (ORI) menjadi pihak yang terlibat dalam situasi ini.
  • Where?
    Pergerakan nilai tukar dan aktivitas investasi terjadi di pasar keuangan Indonesia, dengan data perdagangan dan harga emas tercatat di Jakarta.
  • When?
    Pelemahan rupiah dan pembaruan harga emas terjadi pada pekan ini, dengan data terakhir menunjukkan posisi nilai tukar sore hari ini.
  • Why?
    Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh berbagai sentimen eksternal dan domestik yang berdampak pada stabilitas nilai tukar terhadap dolar AS.
  • How?
    Masyarakat disarankan mempertimbangkan investasi seperti tabungan dolar AS, pembelian emas jangka panjang, atau Obligasi Negara Ritel untuk menjaga keuntungan saat rupiah melemah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Sekarang uang rupiah lagi lemah banget sama dolar. Satu dolar jadi Rp17.002. Orang-orang yang punya uang disuruh pilih cara biar tetap untung. Ada yang bisa nabung pakai dolar, ada juga yang beli emas buat lama-lama, dan ada surat utang dari negara namanya ORI yang katanya aman banget buat simpan uang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Melemahnya rupiah ternyata membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih cerdas mengelola keuangan. Artikel ini menunjukkan bahwa situasi tersebut dapat dimanfaatkan melalui tiga instrumen investasi yang saling melengkapi: tabungan dolar untuk perlindungan jangka pendek, emas untuk pertumbuhan nilai jangka panjang, dan obligasi negara ritel sebagai pilihan aman dengan imbal hasil tetap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pergerakan rupiah beberapa waktu terakhir terus menurun terhadap dolar AS. Bahkan, berdasarkan data perdagangan sore ini, nilai tukar rupiah menembus Rp17.002 per dolar AS. Pelemahan ini dipengaruhi oleh berbagai sentimen, baik dari faktor eksternal maupun domestik.

Dalam situasi seperti ini, investor harus lebih jeli menentukan jenis investasi yang tepat. Lantas, investasi apa saja yang tetap bisa memberikan keuntungan meski rupiah sedang melemah?

1. Menabung dolar AS

Ilustrasi investasi dolar (pexels.com/Pixabay)

Dilansir dari laman resmi Bank DBS, saat rupiah melemah, kamu bisa mulai mencoba menabung dolar AS. Memiliki tabungan dalam bentuk dollar memang bukan hal baru di Indonesia, tetapi cara ini masih dianggap ampuh untuk memperoleh keuntungan yang cukup besar ketika rupiah melemah.

Sebagai contoh, bila mengacu pada data nilai tukar hari ini, rupiah tercatat berada di level Rp17.002 per dolar AS. Artinya, jika kamu membeli dollar saat rupiah menguat, misalnya di kisaran Rp16.800 per dolar, dan menjualnya saat rupiah melemah, selisih nilai tukar bisa memberikan keuntungan nyata. Strategi ini bisa menjadi pilihan investasi jangka pendek yang relatif sederhana, sekaligus melindungi daya beli kamu dari fluktuasi rupiah.

2. Menabung emas untuk jangka panjang

Ilustrasi emas perhiasan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Kebalikan dari dollar, saat rupiah melemah, harga emas biasanya ikut turun. Inilah momen yang tepat untuk membeli emas sebagai investasi. Namun, kamu perlu bersabar, karena keuntungan maksimal baru akan terlihat saat nilai rupiah kembali menguat.

Jika tujuanmu adalah investasi jangka panjang, emas bisa menjadi pilihan yang tepat. Berdasarkan data dari situs logammulia.com, harga emas hari ini naik Rp20.000, menjadi Rp2.922.000 per gram. Pada hari sebelumnya, Rabu (1/4), harga emas tercatat naik hingga Rp75.000, menjadi Rp2.902.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback emas hari ini mengalami kenaikan lebih tajam, yaitu Rp50.000, menjadi Rp2.637.000 per gram. Sebagai catatan, harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli kembali emas logam mulia dari konsumen di Butik Antam.

3. Obligasi Negara RItel

Ilustrasi Obligasi/Surat Berharga (IDN Times/Aditya Pratama)

Oblogasi Negara Ritel (ORI) juga termasuk investasi yang aman ketika rupiah melemah. ORI adalah surat utang resmi yang diterbitkan Pemerintah Indonesia khusus untuk individu Warga Negara Indonesia (WNI) melalui mitra distribusi.

ORI merupakan instrumen investasi yang sangat aman karena dijamin 100 persen oleh undang-undang, memberikan kupon tetap (fixed rate) bulanan, serta dapat diperdagangkan (tradable) di pasar sekunder.

Editorial Team