Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Strategi Pengiriman Biar Gak Pusing Pas Banjir Orderan saat Ramadan

4 Strategi Pengiriman Biar Gak Pusing Pas Banjir Orderan saat Ramadan
ilustrasi penjual mengelola barang pesanan (freepik.com/pressfoto)
Intinya Sih
  • Selama Ramadan, permintaan pesanan meningkat signifikan sehingga pelaku usaha perlu menyiapkan strategi logistik agar pengiriman tetap lancar dan kepuasan pelanggan terjaga.
  • Lion Parcel menyarankan empat langkah efisien: proyeksi lonjakan pesanan, pilih layanan sesuai urgensi, manfaatkan pengiriman paket besar, dan gunakan sistem COD Ongkir.
  • Layanan seperti BOSSPACK, REGPACK, JAGOPACK, BIGPACK FAST, hingga COD Ongkir ditawarkan untuk bantu pelaku usaha menjaga efisiensi operasional di tengah lonjakan orderan Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Selama Ramadan, banyak pelaku usaha, baik skala UMKM maupun korporasi mengalami peningkatan permintaan pesanan. Hal itu tidak lepas dari aktivitas belanja masyarakat yang juga cenderung meningkat untuk memenuhi kebutuhan khusus terutama menjelang Lebaran.

Bagi para pelaku usaha, momentum ini menjadi peluang untuk meningkatkan omzet, tetapi peningkatan pesanan juga menghadirkan tantangan, terutama dalam hal pengelolaan pengiriman agar barang tiba tepat waktu dan tetap menjaga kepuasan pelanggan. 

Menurut Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, periode Ramadan adalah salah satu momen dengan peningkatan pengiriman yang signifikan, terutama untuk produk-produk kebutuhan Lebaran seperti fesyen, kue kering, dan hampers.

“Pelaku usaha perlu menyiapkan strategi logistik sejak awal agar lonjakan pesanan dapat dikelola dengan baik dan pengiriman tetap berjalan lancar sehingga kepuasan pelanggan pun tetap terjaga,” ujar Kenny dalam keterangan resminya, Rabu (25/2/2026).

Nah, agar pengiriman selama Ramadan lebih efisien, Lion Parcel memberikan beberapa tips yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha:

1. Proyeksikan lonjakan pesanan sejak awal

Mencatat pesanan
ilustrasi mencatat pesanan (freepik.com/jcomp)

Pelaku usaha sebaiknya memetakan potensi kenaikan permintaan berdasarkan tren pada periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.

Dengan mempelajari proyeksi dan melakukan persiapan sejak awal, pelaku usaha dapat mengatur stok, jadwal produksi, dan rencana pengiriman dengan lebih rapi dan terjadwal.

2. Pilih layanan pengiriman sesuai urgensi waktu

Lion Parcel meluncurkan layanan JAGOPACK, Senin (4/10/2021) - (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Lion Parcel meluncurkan layanan JAGOPACK, Senin (4/10/2021) - (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Setiap pengiriman memiliki tingkat urgensi yang berbeda-beda. Menjelang Lebaran, sebagian masyarakat belanja dalam waktu yang mepet dengan Hari Raya.

“Ada beberapa masyarakat yang menerima THR mendekati Hari Raya, sehingga belanja kebutuhan menjadi lebih mepet. Dalam kondisi seperti ini, layanan dengan prioritas waktu pengiriman menjadi penting agar barang dapat diterima lebih cepat,” ujar Kenny. 

Oleh karena itu, pelaku usaha perlu menyesuaikan pilihan layanan sesuai dengan kebutuhan waktu pengiriman. Lion Parcel sendiri menyediakan beragam pilihan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha. Untuk pesanan mendesak, layanan prioritas BOSSPACK dapat menjadi solusi. Sementara pesanan yang tidak terburu-buru bisa memanfaatkan layanan reguler REGPACK atau layanan ekonomis JAGOPACK.

3. Manfaatkan layanan khusus untuk pengiriman barang besar

Chatarina Febrianti, POS Lion Parcel Sudirman Palembang
Chatarina Febrianti, POS Lion Parcel Sudirman Palembang (Dok. Lion Parcel)

Biasanya kebutuhan pengiriman paket besar turut meningkat saat Ramadan, baik untuk distribusi stok ke cabang atau reseller, maupun pengiriman langsung ke konsumen dalam jumlah besar. Namun, pengiriman paket besar kerap identik dengan waktu yang lama. Untuk mengatasi ini, pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan terbaru Lion Parcel, yaitu BIGPACK FAST.

“Selama ini paket besar kendalanya waktu pengiriman yang lama, sehingga Lion Parcel meluncurkan layanan BIGPACK FAST untuk mengakomodir kebutuhan pelaku usaha yang butuh kirim paket besar, mulai dari 10 kg, tapi butuh sampai dengan cepat. Dengan ongkir mulai dari Rp6.500/kg, layanan ini bisa jadi opsi untuk pelaku usaha menjaga efisiensi operasional,” tutur Kenny.

4. Pakai layanan khusus biar gak ribet hitung ongkir

Website Mockup.jpeg
Ilustrasi layanan kirim paket Lion Parcel digital/Dok Lion Parcel

Bagi pelaku usaha yang mengandalkan penjualan melalui media sosial atau platform social commerce, penghitungan ongkos kirim dan pengelolaan pembayaran seringkali menjadi tantangan tersendiri. Terutama saat volume pesanan meningkat seperti di momen Ramadan, proses administrasi menjadi lebih menyita waktu dan tenaga. 

Untuk menyederhanakan proses tersebut, pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan COD Ongkir dari Lion Parcel sebagai solusi manajemen logistik yang lebih praktis. Melalui skema ini, pelaku usaha dapat menerima pembayaran harga barang terlebih dahulu, sementara ongkos kirim dibayarkan oleh penerima saat paket diterima.

“Dengan layanan yang praktis, pelaku usaha dapat lebih fokus pada peningkatan penjualan tanpa perlu direpotkan oleh penghitungan ongkos kirim secara manual yang berisiko menimbulkan kesalahan dan potensi kerugian,” kata Kenny.

Ramadan bukan hanya momentum untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperkuat kepercayaan pelanggan. Strategi pengiriman yang efisien dan terencana menjadi kunci agar setiap pesanan dapat diproses dengan lancar di tengah lonjakan permintaan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More