Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
59 Juta Pelajar Sudah Punya Rekening, Simpanan Tembus Rp29 Triliun
Ilustrasi rekening tabungan (Pixabay.com)
  • OJK mencatat 59,03 juta rekening tabungan pelajar dengan total simpanan Rp29,13 triliun pada kuartal I-2026, menunjukkan peningkatan akses keuangan di kalangan pelajar.
  • Meskipun kontribusi terhadap total DPK masih kecil, tabungan pelajar dinilai strategis untuk memperluas basis nasabah dan membangun budaya menabung sejak usia sekolah.
  • OJK optimistis tren positif berlanjut hingga akhir 2026 melalui penguatan Program KEJAR, perluasan akses layanan keuangan, serta peningkatan edukasi literasi finansial bagi pelajar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah rekening tabungan pelajar terus menunjukkan peningkatan hingga kuartal I-2026. Capaian ini dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan inklusi keuangan dan pembentukan budaya menabung sejak usia dini di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono menjelaskan, jumlah rekening tabungan pelajar tercatat mencapai 59,03 juta rekening dengan nominal simpanan sebesar Rp29,13 triliun.

"Angka tersebut mencerminkan perkembangan positif Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang saat ini telah mencapai realisasi sebesar 88,36 persen. Secara tahunan atau year on year (yoy), jumlah rekening tabungan pelajar tumbuh sebesar 1,25 persen. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya akses serta partisipasi pelajar dalam sistem keuangan formal," ungkapnya, Kamis (28/5/2026).

1. Kontribusi tabungan ke DPK masih terbatas

ilustrasi tabungan (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Meski demikian, dari sisi nominal simpanan masih terjadi fluktuasi dalam jangka pendek. Namun secara umum, tren tabungan pelajar dinilai tetap positif dan sejalan dengan karakteristik tabungan pelajar yang cenderung dinamis.

OJK menilai, meskipun kontribusi tabungan pelajar terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan masih relatif terbatas, keberadaan rekening pelajar memiliki nilai strategis dalam memperluas basis nasabah perbankan di masa depan. Selain itu, program ini juga dinilai penting untuk membangun kebiasaan menabung serta meningkatkan literasi keuangan masyarakat sejak usia sekolah.

2. OJK optimistis tren tabungan pelajar meningkat hingga akhir tahun

ilustrasi tabungan babi (pexels.com/maitree rimthong)

OJK optimistis tren positif tabungan pelajar akan terus berlanjut hingga akhir 2026. Optimisme tersebut didorong oleh penguatan Program KEJAR, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Melalui Program KEJAR, diharapkan kebiasaan menabung dapat semakin tertanam di kalangan pelajar sejak usia dini,” tuturnya.

3. Program akan diarahkan untuk perluasan akses layanan keuangan

ilustrasi tabungan (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Ke depan, fokus penguatan program akan diarahkan pada perluasan akses layanan keuangan, peningkatan pemanfaatan rekening secara lebih aktif. Selain itu, penguatan edukasi keuangan bagi pelajar.

Dengan langkah tersebut, diharapkan pertumbuhan jumlah rekening maupun nominal simpanan tabungan pelajar dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

Editorial Team

Related Article