Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

70.244 Kasus PHK Januari-Oktober 2025, Benarkah Jabar Terbanyak?

70.244 Kasus PHK Januari-Oktober 2025, Benarkah Jabar Terbanyak?
ilustrasi PHK (IDN Times/Aditya Pratama)

  • PHK mencapai 70.244 kasus selama Januari hingga Oktober 2025

  • Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK tertinggi, yakni sebanyak 15.657 pekerja

  • PHK terjadi di 34 provinsi di Indonesia dengan jumlah tertinggi di DKI Jakarta dan Jawa Barat

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 70.244 pekerja menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang periode Januari hingga Oktober 2025.

Mengutip data dari situs Satu Data Kemnaker, dari jumlah tersebut, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah PHK tertinggi, yakni sebanyak 15.657 pekerja. Angka tersebut berkontribusi 22,28 persen dari total pekerja yang terkena PHK di seluruh provinsi di Indonesia sepanjang Januari-Oktober 2025.

  1. 1. Perkembangan kasus PHK dari Januari hingga Oktober 2025

    70.244 Kasus PHK per Januari-Oktober 2025, Jabar Sumbang Paling Banyak
    Ilustrasi PHK (IDN Times/Arief Rahmat)

    Pada Januari, tercatat sebanyak 10.026 kasus PHK terjadi. Angka tersebut meningkat tajam di Februari menjadi 18.516 kasus. Jumlah PHK kemudian menurun pada Maret dengan jumlah 5.669 kasus.

    Penurunan angka PHK kembali terlihat pada April, yakni sebanyak 4.881 kasus. Memasuki Mei, angka PHK naik lagi menjadi 6.923 kasus kasus. Lalu pada Juni, total kasus PHK turun menjadi sebanyak 6.669 kasus.

    Kasus PHK kembali bertambah pada Juli menjadi sebanyak 6.999. Namun, angka itu kembali turun pada Agustus menjadi sebesar 5.968 kasus PHK. Sejak saat itu, angka PHK terus menurun pada September dan Oktober yang masing-masing sebanyat 3.413 kasus dan 1.180 kasus.

  2. 2. Provinsi dengan kasus PHK terbanyak di Indonesia

    70.244 Kasus PHK per Januari-Oktober 2025, Jabar Sumbang Paling Banyak
    ilustrasi PHK (IDN Times/Aditya Pratama)

    Menurut data terbaru, lima provinsi dengan kasus PHK terbanyak selama periode Januari hingga Oktober 2025 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

    Jawa Barat menempati posisi teratas dengan 15.567 kasus PHK. Provinsi Jawa Tengah berada di urutan kedua dengan 13.545 kasus, disusul oleh Banten dengan 6.863 kasus. Kemudian DKI Jakarta melaporkan 5.149 kasus PHK dan Jawa Timur melengkapi lima besar dengan 4.142 kasus PHK

  3. 3. Sebaran kasus PHK di 34 provinsi sejak Januari hingga Oktober 2025

    70.244 Kasus PHK per Januari-Oktober 2025, Jabar Sumbang Paling Banyak
    ilustrasi PHK (IDN Times/Aditya Pratama)

    PHK terjadi di 34 provinsi di Indonesia dengan rincian sebagai berikut:

    1. Aceh: 344 kasus
    2. Sumatra Utara: 279 kasus
    3. Sumatra Barat: 471 kasus
    4. Riau: 2.267 kasus
    5. Jambi: 234 kasus
    6. Sumatra Selatan: 1.278 kasus
    7. Bengkulu: 444 kasus
    8. Lampung: 600 kasus
    9. Bangka Belitung: 244 kasus
    10. Kepulauan Riau: 2.355 kasus
    11. DKI Jakarta: 5.149 kasus
    12. Jawa Barat: 15.657 kasus
    13. Jawa Tengah: 13.545 kasus
    14. DI Yogyakarta: 1.365 kasus
    15. Jawa Timur: 4.142 kasus
    16. Banten: 6.863 kasus
    17. Bali: 556 kasus
    18. Nusa Tenggara Barat: 151 kasus
    19. Nusa Tenggara Timur: 94 kasus
    20. Kalimantan Barat: 2.220 kasus
    21. Kalimantan Tengah: 266 kasus
    22. Kalimantan Selatan: 1.863 kasus
    23. Kalimantan Timur: 3.125 kasus
    24. Kalimantan Utara: 66 kasus
    25. Sulawesi Utara: 279 kasus
    26. Sulawesi Tengah: 1.101 kasus
    27. Sulawesi Selatan: 2.486 kasus
    28. Sulawesi Tenggara: 1.110 kasus
    29. Gorontalo: 62 kasus
    30. Sulawesi Barat: 471 kasus
    31. Maluku: 36 kasus
    32. Maluku Utara: 56 kasus
    33. Papua Barat: 160 kasus
    34. Papua: 74 kasus
    35. Tidak teridentifikasi: 15 kasus
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More