Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ada Sinyal Damai AS-Iran, Rupiah Menguat ke Rp17.130 Pagi Ini

Ada Sinyal Damai AS-Iran, Rupiah Menguat ke Rp17.130 Pagi Ini
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Rupiah menguat ke Rp17.130 per dolar AS pada awal perdagangan Selasa, naik 38 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Penguatan rupiah didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya harga minyak mentah yang menurunkan tekanan inflasi di negara berkembang.
  • Optimisme damai antara AS dan Iran menenangkan pasar, sementara analis memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.050–Rp17.200 hari ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tampak bersemangat di awal perdagangan Selasa (21/4/2026). Mata uang Garuda menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.03 WIB, mata uang rupiah beranjak ke level di Rp17.130, menguat sebanyak 38 poin atau 0,22 persen dibandingkan penutupan perdagangan awal pekan.

1. Penurunan harga minyak jadi penopang rupiah

​Pengamat pasar uang Lukman Leong menilai rupiah saat ini memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan. Sentimen positif itu didorong oleh melemahnya dolar AS di pasar global yang juga dibarengi dengan penurunan harga minyak mentah dunia.

Ketika harga minyak mentah turun, hal tersebut dapat memberikan sentimen positif bagi mata uang negara berkembang karena dianggap dapat mengurangi tekanan inflasi.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah dan harga minyak mentah dunia yang turun," kata Lukman.

2. Harapan damai AS-Iran bikin pasar tenang

​Lukman menyoroti munculnya optimisme baru di kalangan investor. Harapan akan tercapainya kesepakatan damai kembali mencuat setelah muncul kabar Iran mulai mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan perdamaian dengan AS.

Ketegangan geopolitik yang mereda biasanya menjadi pendorong bagi investor untuk kembali masuk ke aset berisiko, yang pada akhirnya memberikan keuntungan bagi mata uang seperti rupiah.

"Optimisme apabila kesepakatan damai akan tercapai setelah Iran mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan AS," paparnya.

​3. Prediksi pergerakan rupiah hari ini

​Dengan adanya tanda-tanda positif di awal sesi, Lukman memproyeksikan pergerakan mata uang Garuda untuk perdagangan hari ini akan berada dalam rentang Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah sebelumnya juga menguat terhadap mata uang dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, (20/4/2026). Rupiah ditutup menguat 21 poin atau 0,12 persen ke Rp17.168 per dolar AS.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More