Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,88 Juta!

Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,88 Juta!
Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, pada 28 Juli 2020. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Intinya Sih
  • Harga emas Antam naik signifikan menjadi Rp2,88 juta per gram, meningkat Rp44 ribu dibanding hari sebelumnya.

  • Harga buyback juga melonjak Rp50 ribu ke posisi Rp2,69 juta per gram, sementara harga pecahan lain ikut menyesuaikan.

  • Perencana keuangan Andy Nugroho menyebut emas fisik sebagai investasi berisiko rendah namun tetap rawan hilang atau dicuri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Selasa (21/4/2026).

Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas hari ini naik Rp44 ribu menjadi Rp2.880.000 per gram.

1. Harga buyback naik lebih tajam

Harga buyback emas hari ini juga mengalami kenaikan lebih tajam dibandingkan harga beli di tingkat konsumen, yakni Rp50 ribu menjadi Rp2.690.000 per gram.

Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

2. Harga emas Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.490.000.
  • Harga emas 1 gram: Rp2.880.000.
  • Harga emas 2 gram: Rp5.710.000.
  • Harga emas 3 gram: Rp8.547.000.
  • Harga emas 5 gram: Rp14.215.000.
  • Harga emas 10 gram: Rp28.350.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp70.710.000.
  • Harga emas 50 gram: Rp141.255.000.
  • Harga emas 100 gram: Rp282.360.000.
  • Harga emas 250 gram: Rp705.590.000.
  • Harga emas 500 gram: Rp1.410.900.000.
  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.820.600.000. 

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

3. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.

Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.

"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.

Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil.

Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.

"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Business

See More