Layanan penukaran uang melalui mobil kas keliling Bank Indonesia di Stasiun Gambir. (IDN Times/Triyan).
Pengalaman serupa juga dialami Efrida yang mengetahui informasi layanan kas keliling BI dari media sosial TikTok dan pengumuman di stasiun. Ia menukar uang baru hingga Rp 4 juta dengan pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000 untuk kebutuhan Lebaran.
“Langsung sat-set sih, enggak banyak antre,” ujarnya.
Efrida mengaku sebelumnya sudah mencoba mendapatkan antrean melalui aplikasi Pintar BI, namun tidak berhasil.
“Sudah coba, tapi enggak dapat nomor urutnya terus. Nge-warnya susah banget,” katanya.
Ia memilih menukar uang di layanan resmi BI karena tidak dikenakan biaya tambahan. Menurutnya, jika menukar di tempat lain seperti penjual jasa penukaran uang di pinggir jalan, biasanya dikenakan biaya administrasi yang cukup tinggi.
“Kalau di tempat lain biasanya ada biaya adminnya, jadi rugi buat Lebaran,” ujarnya.
Menurut Efrida, proses penukaran di kas keliling BI juga cukup mudah. Petugas hanya meminta uang yang akan ditukar dalam kondisi rapi dan mudah dihitung mesin tanpa persyaratan tambahan.