Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menilai pelemahan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global perlu direspons dengan penguatan sinergi kebijakan antara otoritas moneter, fiskal, dan sektor riil.
Menurut Shinta, tekanan eksternal terhadap perekonomian domestik masih cukup kuat, sementara ruang pelonggaran kebijakan juga relatif terbatas. Karena itu, koordinasi kebijakan menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Ke depan, dalam situasi di mana tekanan eksternal masih cukup kuat dan ruang pelonggaran kebijakan relatif terbatas, sinergi antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil menjadi sangat krusial,” ujar Shinta kepada IDN Times, Kamis (28/5/2026).
