- Disalurkan kepada lebih dari 55.000 penerima.
- Total pembayaran mencapai lebih dari Rp1,51 triliun.
- Mencakup manfaat bagi peserta yang memasuki masa purna tugas serta klaim biaya pemakaman.
Kinerja ASABRI Makin Solid, Aset Tumbuh 12,23 Persen Sepanjang 2025

- Aset ASABRI tumbuh 12,23 persen menjadi Rp55,97 triliun pada 2025 dengan rasio solvabilitas melonjak ke 321,12 persen berkat pengelolaan dana yang profesional dan hati-hati.
- ASABRI menyalurkan manfaat lebih dari Rp22 triliun sepanjang 2025 melalui program THT, JKK, JKM, dan Pensiun dengan prinsip 5T untuk memastikan ketepatan pembayaran kepada peserta.
- PEFINDO memberi ASABRI peringkat idBBB+(sa) dan idA+/Stable disertai indeks kepuasan pelanggan 96,03 serta penurunan ketidakpuasan menjadi 0,12 sebagai bukti peningkatan layanan dan kepercayaan peserta.
Jakarta, IDN Times - PT ASABRI (Persero) membukukan kinerja keuangan yang lebih solid sepanjang 2025. Perusahaan pengelola asuransi sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertahanan itu mencatatkan pertumbuhan aset dan penguatan tingkat solvabilitas.
Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, aset ASABRI mencapai Rp55,97 triliun pada akhir 2025 atau tumbuh 12,23 persen dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Kenaikan aset tersebut mencerminkan pengelolaan dana peserta yang dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
1. Rasio solvabilitas meningkat signfikan jadi 321,12 persen pada tahun lalu

Direktur Utama PT ASABRI (Persero), Jeffry Haryadi P. Manullang, mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut mencerminkan pengelolaan dana peserta yang dilakukan secara profesional, terukur, dan berlandaskan prinsip kehati-hatian. Fundamental perusahaan yang semakin kuat menjadi modal penting bagi ASABRI untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memastikan keberlanjutan pengelolaan program bagi seluruh peserta.
Selain itu, rasio solvabilitas meningkat signifikan dari 124,48 persen pada 2024 menjadi 321,12 persen pada 2025. Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan aset perusahaan yang terus berlanjut. Di sisi lain, ASABRI juga secara konsisten menjaga arus kas (cash flow) guna memastikan pemenuhan seluruh kewajiban kepada peserta serta mendukung keberlangsungan operasional perusahaan.
"Capaian kinerja tahun 2025 menjadi motivasi bagi ASABRI untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, menjaga keberlangsungan operasional, serta menghadirkan layanan prima yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas. Dengan demikian, ASABRI dapat terus memberikan nilai tambah dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan peserta," ujar Jeffry.
2. Rincian pembayaran manfaat dan penyelesaian pengajuan klaim

Kinerja keuangan yang sehat tercermin tidak hanya dari pertumbuhan aset, tetapi juga dari kemampuan ASABRI memenuhi kewajibannya kepada peserta secara tepat melalui prinsip 5T, yaitu Tepat Waktu, Tepat Orang, Tepat Jumlah, Tepat Alamat, dan Tertib Administrasi.
Sepanjang tahun 2025, seluruh pembayaran manfaat serta penyelesaian pengajuan klaim ASABRI telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan rincian sebagai berikut:
Program Tabungan Hari Tua (THT)
Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
- Total pembayaran lebih dari Rp99,6 miliar.
- Disalurkan kepada sekitar 4.500 penerima manfaat.
- Memberikan perlindungan bagi peserta yang mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.
Program Jaminan Kematian (JKM)
- Disalurkan kepada lebih dari 8.400 ahli waris.
- Total pembayaran melampaui Rp167,8 miliar.
- Meliputi santunan kematian, uang duka wafat, serta bantuan beasiswa bagi putra-putri peserta sesuai ketentuan.
Program Pensiun
- Menjadi komponen pembayaran manfaat terbesar.
- Dibayarkan kepada lebih dari 500.000 penerima.
- Total pembayaran mencapai lebih dari Rp20,46 triliun.
- Bertujuan memberikan kepastian penghasilan bagi peserta pada masa purna tugas sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian kepada negara.
3. Dapat peringkat dari Pefindo Stand Alone Rating (SAR) idBBB+(sa) dan Final Rating idA+/Stable

Penguatan kinerja keuangan tersebut juga diikuti peningkatan kepercayaan terhadap perusahaan. PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan Stand Alone Rating (SAR) ASABRI pada level idBBB+(sa) serta Final Rating idA+/Stable untuk periode 6 Mei 2026 hingga 1 Mei 2027.
"Peringkat tersebut mencerminkan kapasitas perusahaan yang kuat dalam memenuhi kewajibannya. Penilaian tersebut didukung oleh kinerja keuangan yang sehat, tata kelola perusahaan yang baik, serta dukungan pemegang saham dan pemerintah sebagai pemilik program asuransi sosial," jelasnya.
Di sisi layanan, tingkat kepuasan peserta juga terus membaik. Hasil Survei Kepuasan Pelanggan 2025 menunjukkan Customer Satisfaction Index (CSI) ASABRI mencapai 96,03 dengan kategori Sangat Memuaskan, melanjutkan tren positif dalam dua tahun terakhir.
Sementara itu, Customer Dissatisfaction Index (CDI) turun signifikan menjadi 0,12 pada 2025, jauh lebih rendah dibandingkan 3,99 pada 2024. Penurunan tingkat ketidakpuasan tersebut menunjukkan efektivitas perbaikan layanan yang dilakukan perusahaan sekaligus meningkatnya kepercayaan peserta terhadap sistem dan proses layanan ASABRI.













![[QUIZ] Tebak Nama Mata Uang dari Berbagai Negara, Bisa Benar Semua?](https://image.idntimes.com/post/20241107/live-richer-ryq-gmdshhe-unsplash-fb4c605abf3a13e72dd29773febae8af.jpg)




