Jakarta, IDN Times - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai tuduhan Amerika Serikat (AS) yang menyebut Indonesia menjadi salah satu jalur transshipment atau pengalihan rute perdagangan produk China berpotensi meningkatkan risiko kepatuhan (compliance) dan pemeriksaan terhadap produk Indonesia yang diekspor ke AS.
Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengatakan, otoritas AS berpotensi memperketat verifikasi asal barang (country of origin), dokumentasi rantai pasok, hingga proses produksi barang yang masuk ke pasar AS.
“Ke depan memang terdapat kemungkinan otoritas AS memperketat verifikasi country of origin, dokumentasi rantai pasok, maupun proses produksi terhadap barang yang masuk ke pasar mereka,” jelas Shinta kepada IDN Times, Sabtu (22/8/2026).