Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Proyek RDMP Pertamina di Balikpapan (Dok. Humas Pertamina)
Proyek RDMP Pertamina di Balikpapan (Dok. Humas Pertamina)

Intinya sih...

  • Revitalisasi sumur tua tingkatkan lifting migasBahlil menegaskan pentingnya inovasi teknologi dan kerja sama baru untuk mengatasi sumur tua yang idle. Kementerian ESDM akan membuka tender 110 blok migas baru.

  • Kementerian ESDM segera buka tender 110 blok migasLangkah terobosan lain adalah mempercepat pelaksanaan sumur-sumur yang sudah masuk plan of development (POD) dan membuka tender untuk 110 blok migas baru.

  • Penguatan kapasitas kilang untuk kurangi impor
    Bahlil menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengolahan dalam negeri, seperti beroperasinya proyek RDMP Balikpapan yang menghasilkan bensin dan solar tanpa impor.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan akan melakukan revialitasi sumur-sumur tua minyak bumi untuk mengurangi impor BBM. Hal tersebut menurutnya merupakan langkah yang harus ditempuh lantaran sumur yang menua menyebabkan lifting migas nasional tidak optimal.

Swasembada energi sendiri merupakan salah satu pilar Asta Cita Presiden Prabowo yang bertujuan mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional. Kebijakan ini menargetkan optimalisasi sumber daya energi dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada pihak luar, sekaligus menjamin keberlanjutan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Swasembada energi harus dipandang sebagai pekerjaan besar yang membutuhkan langkah berbeda, bukan sekadar target administratif, melainkan rangkaian terobosan konkret,” ujar Bahlil dalam peserta Sidang Pleno XVIII Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) dikutip, Kamis (19/2/2026).

1. Revitalisasi sumur tua tingkatkan lifting migas

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Bahlil menegaskan bahwa upaya mencapai kemandirian energi mesti dilandasi tindakan nyata dan inovasi teknologi. Ia mengingatkan bahwa ketergantungan pada importir adalah bukti kegagalan mendorong kemandirian secara serius.

Bahlil menuturkan, dari total 39 ribu sumur sampai 40 ribu sumur kita yang beroperasi hanya 17 ribu sampai 18 ribu sumur. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi teknologi dan berbagai pola kerja sama baru untuk bisa melakukan revitalisasi sumur tua yang membutuhkan investasi.

"Sumur-sumur tua ini mau tidak mau kita harus intervensi lewat teknologi tidak ada cara lain. Selebihnya (selain sumur yang beroperasi) itu idle weld karena sudah tua. Nah ini kita kerja samakan," jelasnya.

2. Kementerian ESDM segera buka tender 110 blok migas

Proyek kilang alias Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. (dok. Pertamina)

Langkah terobosan lain yang diusulkan adalah mempercepat pelaksanaan sumur-sumur yang sudah masuk plan of development (POD). Sementara itu, Kementerian ESDM juga akan segera membuka tender untuk 110 blok minyak dan gas (migas) baru guna memperkuat ketahanan pasokan energi.

“Percepatan eksekusi, investasi teknologi, dan kemitraan strategis antara pemerintah dan sektor swasta harus berjalan beriringan,” ujarnya.

3. Penguatan kapasitas kilang untuk kurangi impor

Potret proyek RDMP di Balikpapan. (Dok. Pertamina)

Lebih lanjut, Bahlil juga menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas pengolahan dalam negeri. Beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026 menjadi contoh konkret.

"Beroperasinya RDMP Balikpapan menghasilkan 5 juta kiloliter (KL) bensin dan 3,9 juta KL solar, maka tahun (2026) ini dengan program B40 tidak lagi kita melakukan impor solar dan ini pertama kalinya dalam sejarah peradaban bangsa kita," ujarnya.

Editorial Team