Jakarta, IDN Times - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP) mencapai 4,5 persen pada akhir tahun. Meski menghadapi berbagai tantangan global, kawasan ini dinilai masih menunjukkan ketahanan ekonomi.
Bank Dunia dalam laporan pembaruan ekonomi terbaru untuk kawasan EAP menyebut pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut tidak berlangsung merata antarnegara maupun sektor. Di sisi lain, meluasnya adopsi akal imitasi (AI) membuka peluang baru bagi produktivitas dan pasar tenaga kerja.
