Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banyak Inovasi, Purbaya: UMKM Sawit Ciptakan Pemerataan Ekonomi

Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa apresiasi inovasi UMKM sawit binaan BPDP
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa apresiasi inovasi UMKM sawit binaan BPDP (dok. Istimewa)

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memberi apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Purbaya mengatakan, pengembangan produk turunan kelapa sawit memiliki potensi besar dalam memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

"Selain berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan penyerap tenaga kerja, UMKM berbasis sawit juga mampu menciptakan pemerataan ekonomi," ujar Purbaya, dikutip Jumat (6/2/2026).

Oleh karena itu, Purbaya berkomitmen untuk mendorong hilirisasi kelapa sawit melalui berbagai kebijakan fiskal yang berpihak kepada UMKM.

“Ke depan pasti lebih cepat pertumbuhan UMKM sawit. Ini kita baru mulai,” kata dia.

1. Produk batik sawit

ilustrasi sawit dan berbagai potensinya (dok. Kemenperin)
ilustrasi sawit dan berbagai potensinya (dok. Kemenperin)

Salah satu produk UMKM sawit yang dianggap Purbaya memiliki kualitas sangat baik adalah batik sawit. Produk yang dikembangkan oleh CV Smart Batik Indonesia dinilai memiliki kualitas desain dan bahan yang sangat baik.

“Produk ini (batik sawit) bagus sekali dan enak dipakai,” kata Purbaya.

Batik sawit merupakan hasil inovasi UMKM yang memanfaatkan bagian sawit dalam pembuatan produk. Batik ini diproduksi oleh Smart Batik yang merupakan UMKM binaan BPDP sejak 2023 silam.

Usaha batik sawit ini telah memberdayakan sekitar 70 perempuan pembatik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

2. Inovasi limbah sawit

Hampers Lebaran (instagram.com/karplanter)
Hampers Lebaran (instagram.com/karplanter)

Selain Smart Batik, dua UMKM lain yang melakukan inovasi limbah sawit adalah Karplanter dan UMKM Berkah Kita.

Karplanter memproduksi potterrazzo dari perpaduan gypsum dan cangkang kelapa sawit. Selain itu, Karplanter mengembangkan media tanam ramah lingkungan yang merupakan campuran dari tandan kosong kelapa sawit, kompos, sekam dan cocopeat.

Perpaduan bahan-bahan tersebut menghasilkan media tanam yang subur, ringan dan mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal sekaligus menjadi solusi inovatif dalam pemanfaatan limbah kelapa sawit.

Sementara itu, UMKM Berkah Kita memproduksi LUNAR yang meliputi lilin aromatik serta sabun cuci rempah berbahan dasar minyak jelantah.

Inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen UMKM Berkah Kita dalam menghadirkan solusi inovatif terhadap permasalahan lingkungan melalui konsep ekonomi sirkular dan berkelanjutan.

3. Hilirisasi berkelanjutan

Para petani sawit di daerah Kerinci, Riau sedang melakukan panen sawit
Para petani sawit di daerah Kerinci, Riau sedang melakukan panen sawit (commons.wikimedia.org/Agustinuselwan)

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah mengatakan, BPDP selalu mendukung kegiatan pameran UMKM sebagai wujud nyata dukungan terhadap upaya hilirisasi dan pengembangan produk berbasis kelapa sawit melalui kegiatan promosi.

“Kami membawa beberapa mitra binaan kami yang berada di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami untuk mendukung hilirisasi serta pengembangan produk berbasis sawit. Kami berharap UMKM sawit ke depan dapat terus berkembang dan semakin berdaya saing,” tutur Helmi.

Share
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Business

See More

10 Cara Menolak Teman yang Pinjam Uang tanpa Merusak Hubungan

07 Feb 2026, 11:49 WIBBusiness