Banyak Peminat, PLN IP Jual Emisi Karbon 273 Ton ke Sucofindo

- PLN IP catatkan penjualan 273 ton CO₂e emisi kepada Sucofindo melalui IDX Carbon.
- Direktur Utama PLN IP, Edwin Nugraha Putra, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung keberlanjutan dan ekonomi rendah karbon di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - PLN Indonesia Power (PLN IP) mencatatkan penjualan 273 ton CO₂e emisi terverifikasi kepada Sucofindo melalui IDX Carbon.
Capaian ini merupakan wujud dukungan terhadap pelaksanaan transisi energi dan pengembangan bisnis beyond kWh.
1. PLN IP hadir dengan solusi sertifikat pengurangan emisi

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, di tengah tuntutan penggunaan energi ramah lingkungan pada eksportir retail, PLN Indonesia Power hadir dengan solusi Sertifikat Pengurangan Emisi (SPE) yang memenuhi standar dan kebutuhan pasar internasional.
"Penjualan karbon ini dapat mendukung pemenuhan syarat pasar internasional yang semakin peduli terhadap bisnis yang mengedepankan kelestarian alam," kata Edwin, Senin (6/12/2024).
2. PLN IP dukung keberlanjutan ekonomi rendah karbon

Edwin mengungkapkan, kolaborasi penjualan 273 ton CO₂e emisi ini merupakan salah satu langkah nyata PLN IP dalam mendukung keberlanjutan dan ekonomi rendah karbon di Indonesia.
Sebelumnya, PLN IP juga telah bekerja sama dengan PT Bala Biotech Indonesia dan PT Iklim Muda Sentosa dalam perdagangan karbon.
"PLN Indonesia Power siap mewujudkan komitmen bisnis berkelanjutan dan raih peluang di pasar global dengan nilai tambah," kata Edwin.
3. Buka peluang berbagai mitra untuk terlibat dalam green collaboration

Menurut Edwin, melalui green initiative ini PLN IP berupaya mengurangi jejak karbon, mendukung komitmen Pemerintah terhadap Net Zero Emission, serta membuka peluang bagi lebih banyak mitra untuk terlibat. Lebih dari itu, bagi para eksportir retail yang akan memasuki pasar Eropa, SPE kini semakin dibutuhkan.
PLN Indonesia Power hadir dengan solusi SPE yang memenuhi standar dan kebutuhan pasar internasional, membantu para pebisnis meraih peluang di pasar global dengan keunggulan ramah lingkungan.
"Melalui carbon trading ini, kami berkomitmen mendukung dekarbonisasi nasional dan target Net Zero Emission 2060. PLN IP membuka peluang bagi para mitra untuk terlibat dalam green collaboration ini," ucap Edwin.