Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bahlil Buru-buru di Istana, Belum Bisa Jawab soal BBM Langka di Bali
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (IDN Times/Istimewa)
  • Bahlil Lahadalia tiba di Istana pada 14 Oktober 2026 dan belum menjawab soal kelangkaan BBM di Bali karena akan rapat dengan Presiden Prabowo Subianto.
  • Bahlil menyatakan stok BBM nasional aman, sementara Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri telah mengecek situasi di Bali dan akan melaporkan hasilnya.
  • Pertamina meminta maaf atas antrean BBM di Bali sejak 8 Oktober 2026; gangguan teknis pada jangkar kapal menunda jadwal pasokan hingga malam hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, nampak buru-buru saat tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (14/10/2026). Bahlil tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, sekitar pukul 15.48 WIB.

Bahlil datang menggunakan mobil Dinas Maung warna putih. Dengan mengenakan jas abu-abu, kemeja putih, Bahlil nampak enggan meladeni pertanyaan jurnalis.

Saat baru tiba, jurnalis langsung bertanya ke Bahlil mengenai kelangkaan BBM di Bali. Bahlil langsung mengangkat kedua tangannya, tanda belum bisa menjelaskan.

"Aku rapat dulu," ujar Bahlil.

1. Bahlil ingin rapat dulu bersama Prabowo

Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Trio Hamdani)

Bahlil mengaku ingin rapat terlebih dulu bersama Presiden Prabowo Subianto. Setelah itu, Bahlil mengaku akan menyampaikan pernyataan ke media.

Langkah Bahlil terus melaju ke arah pintu Istana. Dia nampak buru-buru mengejar waktu.

"Setelah rapat selesai, baru saya sampaikan kepada teman-teman media," kata dia.

Bahlil mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Aloysius Simon Mantiri, juga sudah berkunjung ke Bali untuk mengecek situasi.

"Saya rapat dulu ya. Pak Dirut Pertamina dari sana, nanti setelah itu saya akan mendapat laporan Pak Dirut Pertamina. Setelah itu saya sampaikan kepada teman-teman," ucap dia.

Bahlil kemudian masuk ke Istana dengan langkah yang panjang. Dia menegaskan, stok nasional BBM aman.

"Stok nasional aman," ujar dia

2. Dirut Pertamina minta maaf

CEO PT Pertamina​ (Persero), Simon Aloysius Mantiri, pada salah satu sesi di Paviliun Indonesia Davos, Swis pada Rabu (21/01/2026). (IDN Times/Alya Achyarini)

Sebelumnya, Imbas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali sejak Kamis (8/10/2026) hingga hari ini, Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri meminta maaf kepada seluruh warga Bali.

Permohonan maaf itu diucapkan setelah Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan pertemuan di Depo BBM Pesanggaran, Kota Denpasar, pada Selasa (13/10/2026).

"Pertama-tama atas PT Pertamina Persero, saya selaku Direktur Utama menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, khususnya bagi warga Bali atas kejadian antrean yang beberapa hari ini kita alami bersama khususnya di SPBU-SPBU yang berada di wilayah Bali," ucap Simon dalam video yang diunggah di Instagram.com/kosterupdate, Selasa (13/10/2026).

Simon menyampaikan pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin, menjamin ketersediaan BBM sebagai pasokan energi. Dalam momen itu, Simon menjelaskan satu penyebab kelangkaan BBM di Bali. Yakni kapal mengalami kendala teknis pada bagian jangkar.

"Sehingga timing atau waktu yang sudah kita siapkan pukul 06.30 pagi itu mundur kurang lebih sampai jam 10 malam," kata Simon.

3. Kelangkaan BBM di Bali bukan jadi ajang pembenaran

Ilustrasi SPBU Pertamina (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Ia menegaskan kejadian kelangkaan BBM di Bali, bukanlah sebagai pembenar bagi pihaknya. Simon berulang kali menyampaikan permohonan maaf sambil menekankan hal terpenting adalah pelayanan untuk masyarakat.

"Jadi untuk kesekian kali, kembali saya ucapkan permohonan maaf," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article