Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cerita Purbaya Bantu Hyundai saat Jadi Anak Buah Menteri Segala Urusan
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Purbaya Yudhi Sadewa menceritakan perannya dalam memfasilitasi investasi Hyundai saat bertugas di Kemenko Kemaritiman.
  • Hyundai disebut mendapat dukungan pemerintah untuk pembangunan pabrik, dengan proses hingga groundbreaking sekitar empat bulan.
  • Purbaya meminta penjelasan perwakilan Hyundai mengenai realisasi komitmen dan produksi kendaraan listrik di Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (4/8/2026)

Saat menghadiri GIIAS, Purbaya menceritakan perannya saat memfasilitasi investasi Hyundai. Ia juga mempertanyakan realisasi komitmen Hyundai dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Purbaya Yudhi Sadewa menceritakan fasilitasi investasi Hyundai dan mempertanyakan realisasi komitmen kendaraan listrik perusahaan itu di Indonesia.
  • Who?
    Purbaya Yudhi Sadewa, Hyundai, Luhut Binsar Pandjaitan, BKPM, kementerian pengurus izin impor, kementerian urusan industri, dan Kementerian Keuangan.
  • Where?
    Indonesia, dengan Purbaya menghadiri GIIAS saat menyampaikan cerita dan pertanyaannya.
  • When?
    Selasa (4/8/2026), saat Purbaya menghadiri GIIAS.
  • Why?
    Hyundai meminta dukungan pemerintah agar pembangunan pabrik berjalan, sementara Purbaya menanyakan realisasi komitmen pengembangan kendaraan listrik.
  • How?
    Berbagai kementerian dikoordinasikan untuk mengurus kebutuhan investasi Hyundai, termasuk BKPM, izin impor, industri, dan perpajakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Purbaya pernah membantu Hyundai yang datang ke Indonesia. Hyundai mau membangun pabrik dan meminta dukungan pemerintah. Purbaya bilang banyak kementerian mengurus izin bersama-sama. Saat hadir di GIIAS, Purbaya bertanya kepada Hyundai tentang janji membuat pabrik kendaraan listrik dan berapa banyak yang sudah dibuat di Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Koordinasi antarkementerian yang diceritakan Purbaya menunjukkan kebutuhan investasi Hyundai ditangani dalam satu tempat dengan dukungan berbagai kementerian terkait, sehingga perusahaan tidak perlu mendatangi instansi satu per satu. Pemerintah saat itu juga menyatakan siap membantu kebutuhan pembangunan pabrik. Proses hingga groundbreaking disebut berlangsung sekitar empat bulan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menceritakan perannya saat masih menjabat di Kementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman dalam memfasilitasi investasi Hyundai di Indonesia.

Saat itu, Purbaya menyebut dirinya masih menjadi anak buah Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang kerap disebutnya sebagai menteri segala urusan.

1. Purbaya sebut Hyundai minta dukungan penuh

Berkunjung ke pabrik Hyundai di Cikarang (IDN Times/Fadhliansyah)

Purbaya mengatakan, ketika Hyundai datang untuk berinvestasi di Indonesia, perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) itu meminta dukungan pemerintah agar pembangunan pabrik bisa berjalan.

Menurut dia, pemerintah saat itu menyatakan siap membantu kebutuhan Hyundai agar proses investasi bisa segera terealisasi. Purbaya menyebut sejak kedatangan Hyundai hingga pelaksanaan groundbreaking pabrik hanya membutuhkan waktu sekitar empat bulan.

"Jadi sejak dia datang sampai groundbreaking cuman butuh 4 bulan, gratis lagi. Ya kan, gratis ya?" ujar Purbaya.

2. Perizinan Hyundai diurus lewat koordinasi antarkementerian

Pabrik baterai PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power. (dok. PLN)

Purbaya menjelaskan percepatan investasi Hyundai dilakukan dengan mengoordinasikan berbagai kementerian yang berkaitan dengan proses perizinan. Dia mengatakan, Hyundai tidak perlu mendatangi satu per satu instansi untuk mengurus kebutuhan investasi.

Pemerintah yang mengundang kementerian terkait untuk menyelesaikan berbagai keperluan. Mulai dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), kementerian yang mengurus izin impor, kementerian yang menangani urusan industri, hingga Kementerian Keuangan untuk urusan perpajakan.

"Jadi semuanya perizinan, perizinan semua diurus di kantor kami. Hyundai hanya datang ke tempat kita," paparnya.

3. Purbaya tagih realisasi komitmen Hyundai di industri EV

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan).

Purbaya menyinggung komitmen Hyundai mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia. Dia mempertanyakan sejauh mana realisasi investasi kendaraan listrik Hyundai. Dia meminta perwakilan Hyundai yang hadir menjelaskan perkembangan realisasi produksi kendaraan listrik di Indonesia.

"Anda udah bikin EV berapa di sini? Berapa persen? Dulu katanya waktu invest, janji mau bikin pabrik EV-nya, udah berapa persen sekarang? Ayo teriak! Hah? Belum" kata Purbaya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article