- Harga emas 0,5 gram: Rp1.573.500.
- Harga emas 1 gram: Rp3.047.000.
- Harga emas 2 gram: Rp6.044.000.
- Harga emas 3 gram: Rp9.048.000.
- Harga emas 5 gram: Rp15.050.000.
- Harga emas 10 gram: Rp30.020.000.
- Harga emas 25 gram: Rp74.885.000.
- Harga emas 50 gram: Rp149.605.000.
- Harga emas 100 gram: Rp299.060.000.
- Harga emas 250 gram: Rp747.340.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.494.400.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.987.600.000.
Daftar Harga Emas 10 Maret 2026, Naik Rp8 Ribu

- Harga emas Antam naik Rp8 ribu menjadi Rp3.047.000 per gram, sementara harga buyback meningkat Rp14 ribu ke Rp2.802.000 per gram pada 10 Maret 2026.
- Emas fisik disebut sebagai instrumen investasi berisiko rendah namun tetap memiliki potensi kehilangan atau pencurian, sehingga perlu kehati-hatian dalam penyimpanan.
- Keuntungan investasi emas dihitung dari selisih harga jual dan beli, menjadikannya lebih cocok untuk tujuan jangka panjang dibanding transaksi harian.
Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Selasa (10/3/2026) naik Rp8 ribu menjadi Rp3.047.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback hari ini menurut situs logammulia.com naik Rp14 ribu menjadi Rp2.802.000 per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.
1. Harga emas Antam dalam pecahan lain
Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
2. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.
Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil.
Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.
3. Cara menghitung keuntungan investasi emas
Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas ialah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp3.047.000 per gram dan harga jual kembali Rp2.802.000 per gram.
Ada selisih Rp245 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.
Apabila kamu beli emas Rp3.047.000 pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp245 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian. Oleh sebab itu, emas kerap disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.


















