Uang memiliki peran penting sebagai alat pembayaran yang digunakan dalam hampir seluruh aktivitas ekonomi. Agar sistem transaksi berjalan dengan baik, masyarakat harus memiliki kepercayaan bahwa uang yang diterima merupakan uang asli dan memiliki nilai yang sah. Oleh karena itu, peredaran uang palsu menjadi salah satu ancaman yang dapat merugikan banyak pihak, baik individu maupun negara.
Meskipun jumlahnya tidak selalu besar, keberadaan uang palsu dapat memberikan dampak yang luas terhadap stabilitas perekonomian. Selain merugikan masyarakat secara langsung, uang palsu juga dapat mengganggu kelancaran aktivitas perdagangan, meningkatkan biaya pengamanan, dan mengurangi kepercayaan terhadap sistem keuangan. Berikut beberapa dampak uang palsu yang bisa mengganggu kondisi perekonomian nasional.
