Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Danantara: PELNI, ASDP, PIS Wajib Beli Kapal di PT PAL

Kantor pusat PT PAL Indonesia. (dok. PT PAL)
Kantor pusat PT PAL Indonesia. (dok. PT PAL)
Intinya sih...
  • Mewajibkan BUMN transportasi laut beli kapal dari PT PAL untuk lindungi pertumbuhan industri galangan kapal dalam negeri.
  • PT PAL akan menjadi satu-satunya BUMN di industri galangan kapal setelah konsolidasi dengan tiga BUMN lain yang berstatus 'BUMN sakit'.
  • Perbaikan kinerja BUMN galangan kapal dibutuhkan untuk naikkan jumlah lapangan kerja dan daya saing perusahaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia mewajibkan BUMN yang bergerak di sektor transportasi dan logistik laut untuk membeli kapal produksi PT PAL Indonesia.

Hal itu diungkapkan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria dalam dalam Investor Daily Rountable di Plataran, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

“Saya mewajibkan PT PELNI, ASDP, PIS untuk membuat seluruh kapalnya di situ,” ucap Dony.

1. Buat lindungi pertumbuhan industri galangan kapal dalam negeri

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dengan menciptakan keberpihakan itu, Danantara mengharapkan industri galangan kapal dalam negeri terlindungi, sehingga bisa terus tumbuh.

“Seluruh perusahaan kita yang bergerak di bidang perkapalan wajib memproduksi di PT PAL. Tanpa ada keberpihakan dan proteksi, impossible kita bisa tumbuh,” ujar Dony.

2. PT PAL bakal jadi satu-satunya BUMN di industri galangan kapal

KRI Kerambit-627 saat sedang melaksanakan firing test. (Dokumentasi PT PAL)
KRI Kerambit-627 saat sedang melaksanakan firing test. (Dokumentasi PT PAL)

Dony mengatakan, pihaknya tengah melakukan konsilidasi BUMN yang bergerak di industri galangan kapal. Dengan demikian, nantinya PT PAL bakal menjadi satu-satunya BUMN yang bergerak di sektor galangan kapal.

Sebelumnya, ada tiga BUMN lain yang bergerak di industri galangan kapal, yakni PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) atau DKB, PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) atau DKS, dan PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau IKI. Ketiga BUMN itu berstatus ‘BUMN sakit’, dan dikelola oleh PT Danareksa (Persero).

“Beberapa industri yang sedang kita kembangkan, salah satunya konsolidasi di PT PAL, tahun lalu sudah selesai, tahun ini akan berlanjut. PAL akan menjadi salah satunya perusahaan galangan kapal kita, PT PAL ini,” tutur Dony.

3. Perbaikan kinerja BUMN galangan kapal dibutuhkan buat naikkan jumlah lapangan kerja

Kantor pusat Kementerian BUMN. (IDN Times/VadhiaLidyana)
Kantor pusat Kementerian BUMN. (IDN Times/VadhiaLidyana)

Dony menuturkan, upaya-upaya itu dilakukan untuk memperkuat industri galangan kapal dalam negeri. Dengan bangkitnya kinerja BUMN industri galangan kapal, ditargetkan bisa meningkatkan penciptaan lapangan kerja, dan juga daya saing perusahaan.

"Dengan tumbuhnya industri ini tentu akan ada employment-nya, kemudian juga kemampuan kita tentu akan meningkat.  Kalau selalu kita berpikir bahwa mereka (industri dalam negeri) enggak mampu, hasilnya jelek, sampai kapan kita bisa menuju titik yang kita harapkan," kata Dony.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Ekuador Naikkan Tarif Pengiriman Minyak Kolombia hingga 900 Persen

28 Jan 2026, 23:43 WIBBusiness