- Stasiun Cilegon–Stasiun Kerenceng (2 unit)
- Stasiun Kerenceng–Stasiun Merak (1 unit)
- Stasiun Cilegon–Stasiun Merak (9 unit)
- Stasiun Merak–Stasiun Cilegon (7 unit)
- Stasiun Merak–Stasiun Kerenceng (1 unit)
ASDP Laporkan Arus Pemudik H-8 Lebaran, Jalur Jawa–Sumatra Mulai Naik

- Menjelang Lebaran, ASDP menyiapkan langkah antisipatif dengan memperkuat operasional dan fasilitas pelabuhan Merak–Bakauheni agar arus pemudik Jawa–Sumatra berjalan lancar dan tertib.
- Sebanyak 20 unit angkot gratis disediakan untuk penumpang kereta di Cilegon, Kerenceng, dan Merak guna memperlancar konektivitas menuju pelabuhan selama masa mudik.
- Data H-10 hingga H-8 menunjukkan total penumpang lintas Jawa–Sumatra mencapai 126.276 orang dan kendaraan 31.390 unit, mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jakarta, IDN Times – Menjelang Hari Raya Idulfitri, mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia mulai meningkat. Pergerakan pemudik yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui lintasan Merak–Bakauheni pun mulai menunjukkan dinamika tinggi, mengingat jalur penyeberangan ini berperan sebagai penghubung utama antar pulau.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan langkah antisipatif sejak dini untuk menghadapi lonjakan arus mudik.
“Kami melakukan persiapan mulai dari penguatan operasional hingga optimalisasi fasilitas pelabuhan, guna memastikan perjalanan pemudik tertib dan lancar,” ujarnya.
1. Jumlah aramda kapal disesuaikan dengan tingkat kepadatan penumpang
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, jumlah armada kapal disesuaikan dengan tingkat kepadatan, yakni 28–33 kapal per 24 jam. ASDP juga menerapkan pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk mempercepat proses pelayanan di pelabuhan sehingga kapal dapat bergerak lebih efisien dan menampung jumlah penumpang serta kendaraan yang tinggi.
Selain itu, berbagai fasilitas di pelabuhan diperkuat, termasuk layanan customer service 24 jam, penambahan garbarata Express II, toilet portable, penerangan yang lebih baik, serta sistem kelistrikan yang ditingkatkan. Shuttle bus listrik juga disiapkan di kawasan Merak dan Bakauheni untuk memudahkan mobilitas penumpang, terutama lansia dan penyandang disabilitas.
2. Sebanyak 20 unit angkot gratis untuk penumpang kereta
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat konektivitas transportasi menuju pelabuhan. Sejak 13–16 Maret, disediakan 20 unit angkutan umum gratis yang melayani rute penghubung seperti:
Distribusi armada disesuaikan dengan kedatangan penumpang dari kereta api. Koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kendaraan penghubung tersedia terutama pada jam sibuk kedatangan kereta, agar perjalanan dari Stasiun Cilegon ke Pelabuhan Merak tetap lancar dan aman.
3. Data Arus Mudik H-10 hingga H-8
Berdasarkan data Posko Merak, total penumpang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara tercatat 126.276 orang, turun 18,6 persen, dibandingkan tahun lalu (155.161 orang). Total kendaraan tercatat 31.390 unit, turun 13 persen dari realisasi tahun lalu (36.091 unit).
Dari arah Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, tercatat 97.385 penumpang atau turun 9,4 persen dibandingkan tahun lalu (107.541 orang), dengan total kendaraan 23.018 unit, turun 3,1 persen dibandingkan realisasi tahun lalu (23.766 unit).
Dengan berbagai persiapan ini, ASDP menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang andalan, sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih tertib, lancar, dan berkesan.


















