Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dasco Dukung Langkah BI Perkuat Rupiah, Kurangi Ketergantungan Dolar
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memantau perkembangan IHSG di BEI. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Sufmi Dasco Ahmad mendukung langkah Bank Indonesia memperkuat rupiah lewat kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement dengan People’s Bank of China dan Hong Kong Monetary Authority.
  • Kesepakatan ini memungkinkan transaksi dagang Indonesia–China menggunakan rupiah dan renminbi melalui sistem QRIS lintas negara, mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat.
  • Bank Indonesia dan PBOC sepakat memperluas kerja sama keuangan melalui peningkatan nilai BCSA, implementasi pembayaran QR lintas batas, serta partisipasi Bank Mandiri dalam sistem CIPS milik China.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2025

Nilai transaksi ekspor-impor Indonesia dengan China mencapai 154,5 miliar dolar AS, menjadi dasar penting bagi perluasan kerja sama mata uang lokal antara kedua negara.

11 Juni 2026

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Gubernur People’s Bank of China Pan Gongsheng menandatangani perjanjian Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) di Shanghai. MoU tentang Local Currency Transaction (LCT) juga ditandatangani bersama Chief Executive HKMA Eddie Yue, memperluas cakupan hingga Hong Kong.

14 Juni 2026

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan dukungan terhadap langkah Bank Indonesia memperkuat rupiah melalui kerja sama keuangan dengan China dan Hong Kong yang mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

kini

Kerja sama keuangan Indonesia–China terus diperluas mencakup penguatan transaksi mata uang lokal, pengembangan infrastruktur keuangan, serta pembentukan RMB Clearing Bank di Indonesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Bank Indonesia dan People’s Bank of China menandatangani kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement serta memperluas penggunaan transaksi mata uang lokal melalui Local Currency Transaction yang mencakup wilayah Hong Kong.
  • Who?
    Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo, Gubernur PBOC Pan Gongsheng, dan Chief Executive HKMA Eddie Yue. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan dukungannya terhadap langkah tersebut.
  • Where?
    Penandatanganan berlangsung di Shanghai, China, dengan cakupan kerja sama meliputi Indonesia, China Daratan, dan Hong Kong.
  • When?
    Kegiatan penandatanganan dilakukan pada 11 Juni 2026, sementara pernyataan dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad disampaikan pada Minggu, 14 Juni 2026.
  • Why?
    Langkah ini bertujuan memperkuat nilai tukar rupiah, mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat, serta meningkatkan efisiensi transaksi perdagangan antara Indonesia dan China.
  • How?
    Penguatan dilakukan melalui perluasan LCT, implementasi pembayaran QR lintas batas Indonesia–China yang melibatkan ratusan penyedia layanan pembayaran, serta penetapan Bank Mandiri sebagai peserta langsung sistem CIPS milik China.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bank Indonesia dan China tanda tangan kerja sama supaya bisa pakai uang rupiah dan remimbi tanpa dollar. Pak Perry dari BI, Pak Pan dari Bank China, dan Pak Eddie dari Hong Kong ikut tanda tangan. Mereka juga bikin pembayaran pakai QR antarnegara biar cepat dan mudah. Sekarang banyak bank dan perusahaan ikut, dan rupiah jadi lebih kuat.Bank Indonesia dan China bikin kerja sama supaya uang rupiah jadi kuat dan tidak harus pakai dolar lagi. Pak Perry dari Bank Indonesia tanda tangan dengan Pak Pan dari China dan juga ada Pak Eddie dari Hong Kong. Sekarang orang Indonesia dan China bisa bayar pakai kode QR antarnegara. Kata Pak Dasco, ini bagus buat bantu rupiah tetap kuat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah konkret Bank Indonesia dalam memperkuat kerja sama keuangan dengan China dan Hong Kong menunjukkan komitmen nyata untuk memperkuat rupiah serta meningkatkan efisiensi sistem pembayaran lintas negara. Melalui perluasan transaksi mata uang lokal, implementasi QRIS antarnegara, dan partisipasi langsung Bank Mandiri dalam CIPS, infrastruktur keuangan Indonesia tampak semakin modern, inklusif, dan tangguh menghadapi dinamika global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengapresiasi upaya Bank Indonesia (BI) yang telah melakukan langkah-langkah konkret untuk memperkuat nilai tukar rupiah.

Dasco merespons salah satu langkah BI yang melakukan kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dengan Gubernur People’s Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng yang ditandatangani pada 11 Juni 2026 di Shanghai, China.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Local Currency Transaction (LCT) diperluas mencakup wilayah Hong Kong. Ikut mendantangani MoU itu adalah Eddie Yue, Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA).

"Kesepakatan itu membuat transaksi antara Indonesia, China Daratan dan Hong Kong bisa lakukan dengan menggunakan rupiah atau remimbi tanpa harus menggantungkan pada dolar Amerika Serikat," kata Dasco dalam keterangannya, Jakarta, Minggu, (14/6/2026).

1. Transaksi perdagangan China-Indonesia tak perlu bergantung ke dolar

Momen Dasco foto bersama dengan pejabat OJK, Danantara di depan grafik IHSG turun, Selasa (19/5/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dasco mengatakan, dalam MoU itu disepakati QRIS lintas batas Indonesia dengan China sehingga transaksi antara pengusaha China dan Indonesia bisa menggunakan QRIS antarnegara.

"Sistem ini sudah melibatkan 191 penyedia layanan di China dan 24 di Indonesia semuanya terhubung," kata Ketua Harian Gerindra itu.

Dasco mengungkapkan, dengan disepakati perjanjian antara Bank Indonesia dengan People’s Bank of China maka transaksi ekspor-impor Indonesia dengan China yang pada 2025 mencapai 154,5 miliar dolar AS bisa menggunakan LCT, yaitu rupiah dengan remimbi tanpa bergantung lagi dengan dolar Amerika Serikat.

"Ini upaya yang sangat serius mengurangi kebutuhan dolar Amerika Serikat untuk transaksi dagang. Termasuk digunakannya QRIS lintas negara antara Indonesia-China. Hal ini dilakukan BI untuk memperkuat rupiah," kata dia.

2. BI perluas kemitraan dengan China, infrastruktur keuangan jadi fokus

BI dan Bank Sentral China Sepakati QR Cross-Border & Swap Mata Uang Baru. (Dok/Istimewa).

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan, kerja sama keuangan Indonesia dan China akan terus diperluas, termasuk untuk memperkuat transaksi mata uang lokal, mengembangkan infrastruktur keuangan, dan mempererat kerja sama antarbank sentral.

"Ke depan, kerja sama keuangan akan memperkuat transaksi mata uang lokal antara Indonesia dan China, mengembangkan infrastruktur keuangan, serta memperluas kerja sama antarbank sentral, termasuk pembentukan RMB Clearing Bank di Indonesia," ujar Perry.

3. BI-China perluas kerja sama keuangan lewat tiga langkah strategis

BI dan Bank Sentral China Sepakati QR Cross-Border & Swap Mata Uang Baru. (Dok/Istimewa).

Dalam pertemuan itu, kedua gubernur sepakat menjajaki peningkatan nilai kerja sama BCSA antara BI dan PBOC. Kedua bank sentral juga menegaskan kembali komitmen untuk memperluas penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral serta memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas batas antara Indonesia dan China melalui tiga langkah strategis.

Pertama, Gubernur BI Perry Warjiyo, Gubernur PBOC Pan Gongsheng, dan Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA) Eddie Yue menandatangani MoU mengenai LCT yang mencakup Indonesia dan Hong Kong. Kerja sama ini memperkuat kerangka LCT yang telah berjalan guna mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral, meningkatkan efisiensi transaksi, serta mendukung pendalaman integrasi pasar keuangan regional.

Kedua, BI dan PBOC meresmikan implementasi pembayaran QR lintas batas Indonesia–China. Inisiatif yang didukung oleh kerangka LCT ini memungkinkan transaksi ritel lintas negara dilakukan dengan lebih mudah, cepat, efisien, inklusif, dan andal, sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi digital kedua negara. Implementasi tersebut juga memperluas cakupan jaringan pembayaran QR lintas batas dengan melibatkan 191 penyedia jasa pembayaran di China dan 24 penyedia jasa pembayaran di Indonesia.

Ketiga, Bank Mandiri resmi ditetapkan sebagai peserta langsung (direct participant) dalam Cross-border Interbank Payment System (CIPS), sistem pembayaran lintas batas milik China. Partisipasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses kliring dan penyelesaian transaksi antara Indonesia dan China, sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur pembayaran lintas batas.

Editorial Team

Related Article