Dalam bisnis kuliner modern, pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan cara menikmati makanan yang mereka beli. Sebagian memilih makan langsung di tempat atau dine in, sementara sebagian lainnya lebih menyukai konsep take away karena dianggap lebih praktis dan hemat waktu.
Menariknya, kedua model ini ternyata memiliki dampak yang berbeda terhadap operasional dan keuntungan sebuah bisnis. Karena itu, banyak pelaku usaha mulai mempertimbangkan komposisi pelanggan dine in dan take away sebagai bagian dari strategi bisnis mereka.
