Kantor pusat Kementerian BUMN (IDN Times/VadhiaLidyana)
Kehadiran Danantara menjadi awal dari konsolidasi aset BUMN, yang kini nilainya melampaui Rp1.000 triliun, bahkan disebut lebih dari setengahnya produk domestik bruto (PDB) Indonesia.
Total aset BUMN secara kolektif mencapai lebih dari setengah PDB nominal Indonesia, yang berarti peningkatan operasional akan memiliki implikasi yang luas bagi prospek pertumbuhan negara," tulis Danantara.
Selain itu, upaya restrukturisasi, salah satunya melalui injeksi modal yang dilakukan Danantara juga diiringi dengan syarat ketat, seperti rasionalisasi aset, peningkatan kinerja operasional, dan akuntabilitas yang kredibel.
Menurut laporan Danantara, restrukturisasi akan meningkatkan kapasitas operasional BUMN, yang pada akhirnya mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
"Peningkatan kapasitas operasional di dalam BUMN tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendorong persaingan yang lebih sehat, yang pada akhirnya berfungsi sebagai pelumas untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih luas," tulis Danantara.