Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bos Danantara Buka Peluang Hotel Sultan Dikelola InJourney

Bos Danantara Buka Peluang Hotel Sultan Dikelola InJourney
Pemasangan spanduk pemberitahuan lahan Hotel Sultan milik negara, Rabu (4/10/2023). (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Danantara membuka peluang pengelolaan Hotel Sultan oleh InJourney setelah proses pengambilalihan lahan selesai di Kementerian Sekretariat Negara melalui PPKGBK.
  • Rosan Roeslani menyebut area eks Hotel Sultan akan disulap jadi ikon baru Indonesia dengan konsep komprehensif, termasuk hotel dan lapangan golf di kawasan GBK seluas 200 hektare.
  • Bangunan lama Hotel Sultan direncanakan akan dirubuhkan untuk memberi ruang bagi pembangunan kawasan baru yang lebih modern dan terintegrasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia membuka peluang pengelolaan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) akan diserahkan ke Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata InJourney.

Hal itu diungkapkan oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani usai menghadiri rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

1. Menunggu proses ambil alih selesai di Mensesneg

Pemasangan spanduk pemberitahuan lahan Hotel Sultan milik negara, Rabu (4/10/2023). (IDN Times/Trio Hamdani)
Pemasangan spanduk pemberitahuan lahan Hotel Sultan milik negara, Rabu (4/10/2023). (IDN Times/Trio Hamdani)

Hotel Sultan diambil alih negara, yakni Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK). Proses pengambilalihan mencakup eksekusi lahan yang dilakukan pekan lalu, yang merupakan tindak lanjut dari Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst dan Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 1/Pdt.Eks/2026/PN.Jkt.Pst.

Rosan mengatakan, terkait peluang dikelola InJourney, masih harus menunggu segala proses selesai di Kemensetneg.

“Kita kan punya Injourney, kita punya yang namanya Meru, ya kan? Ya nanti kalau ini sudah selesai semua di Mensesneg, ya tentunya pengelolaannya kita akan pakai bisa InJourney, (The) Meru, dan (The) Meru juga sudah sangat-sangat baik ya,” ucap Rosan.

2. Akan jadi ikon baru di Indonesia

Pengecoran akses masuk Hotel Sultan di Jalan Jenderal Gatot Subroto. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Pengecoran akses masuk Hotel Sultan di Jalan Jenderal Gatot Subroto. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Rosan mengatakan, lahan eks Hotel Sultan akan dirombak menjadi ikon baru di Indonesia. Isinya, selain ada hotel, juga akan ada lapangan golf.

“Ya rencananya itu akan dijadikan ikon baru di Indonesia. Ya nanti akan diubah secara komprehensif untuk tidak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan akan didesain ulang dari termasuk lapangan golf, sampai juga dengan area GBK yang kurang lebih itu luasnya 200 hektare (ha),” ujar Rosan.

3. Bakal dirobohkan

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) melakukan pengecoran beton secara permanen untuk menutup akses menuju Hotel Sultan. (dok. PT Indobuildco)
Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) melakukan pengecoran beton secara permanen untuk menutup akses menuju Hotel Sultan. (dok. PT Indobuildco)

Dengan rencana itu, maka bangunan hotel yang masih berdiri saat ini pada akhirnya akan dirobohkan.

“Pada saat ini mungkin saya belum bisa mengatakan, tapi rencana itu akan dijadikan suatu kawasan baru ya, eventually iya (dirobohkan),” tutur Rosan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More