Jakarta, IDN Times - Ekonom (Center of Economic and Law Studies) Celios Nailul Huda menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang melontarkan kalimat kasar dan menyebut sejumlah pakar bisa menjadi “goblok” karena terlalu merasa pintar. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Menurut Nailul, pernyataan tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam cara pemerintah memandang peran akademisi dan pakar dalam perumusan kebijakan. Nailul menduga Prabowo cenderung tidak percaya terhadap masukan dari akademisi, pakar, dan ahli. Padahal, menurut dia, kajian ilmiah diperlukan untuk memastikan kebijakan yang diambil pemerintah memiliki dasar yang kuat.
“Saya menduga, Prabowo merupakan orang yang tidak percaya dengan akademisi, pakar, dan ahli. Beliau mempunyai ketakutan akan kebenaran yang disampaikan oleh pakar tersebut terjadi, baik terkait dengan politik, ekonomi, dan lainnya,” ujar Nailul kepada IDN Times, Sabtu (19/9/2026).
