Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

ESDM Ungkap Opsi Batu Bara Diolah Jadi Metanol untuk Campuran BBM

2 min read
ESDM Ungkap Opsi Batu Bara Diolah Jadi Metanol untuk Campuran BBM
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di Taman Makan Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Pemerintah mendorong pemanfaatan batu bara, termasuk pengolahan batu bara berkalori rendah menjadi metanol.

  • Pengembangan pengolahan metanol berjalan di Kalimantan Timur dan didorong di Sumatra Selatan serta daerah berpotensi batu bara.

  • Metanol disebut dapat menjadi bahan campuran BBM, sementara pemerintah juga menyampaikan rencana produksi bensin dari batu bara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah tengah mendorong pemanfaatan batu bara sebagai sumber energi alternatif, termasuk mengkaji rencana pengolahan batu bara menjadi bensin.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan salah satu pengembangan yang sudah berjalan adalah pengolahan batu bara menjadi metanol di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

"Ya, jadi untuk batubara, ini tempo hari kan kita sudah mulai kegiatan investasi batu bara menjadi methanol yang di Kutai Timur. Ini saya yang melakukan groundbreaking untuk kegiatan itu," kata Yuliot saat ditemui di Taman Makan Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

  1. 1. ESDM dorong batu bara kalori rendah jadi metanol

    Ilustrasi Batu Bara.
    Ilustrasi Batu Bara. (IDN Times/Anjani Asra)

    Yuliot mengatakan pengembangan pengolahan batu bara menjadi metanol tidak hanya dilakukan di Kalimantan Timur. Pemerintah juga mendorong pengembangan serupa di Sumatra Selatan dan daerah lain yang memiliki potensi batu bara cukup besar.

    Batu bara yang menjadi sasaran pengolahan tersebut merupakan batu bara berkalori rendah. Batu bara itu kemudian diolah menjadi metanol.

    "Jadi ini ada beberapa yang di Kalimantan Timur itu sudah mulai, ya kita dorong untuk kegiatannya itu. Ada juga yang di Sumatra Selatan atau daerah-daerah yang potensi batu baranya cukup besar. Itu terutama kita menggunakan batu bara kalori rendah," ujar dia.

  2. 2. Metanol bisa digunakan untuk campuran BBM

    ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

    Batu bara yang diolah dalam proyek tersebut menghasilkan metanol. Itu dapat digunakan sebagai bahan pencampur BBM. Pemanfaatan metanol sebagai campuran BBM menjadi salah satu penggunaan yang disebut Yuliot dalam pengembangan batu bara berkalori rendah.

    "Jadi methanol, methanol itu kan bisa digunakan untuk ini, untuk sebagai pencampuran bahan bakar minyak, ya," kata Mantan Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.

  3. 3. Prabowo ungkap rencana produksi bensin dari batu bara

    Screenshot_20260313_232021_YouTube.jpg
    Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Kabinet Paripurna pada Jumat (13/3/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pemanfaatan batu bara untuk menghasilkan bensin. Pernyataan itu disampaikan dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

    Prabowo saat itu juga menyampaikan akademisi Indonesia telah mengembangkan bahan bakar dari kelapa sawit, termasuk solar dan bensin. Dia kemudian menyebut batu bara sebagai salah satu sumber yang akan dikembangkan untuk menghasilkan bensin.

    "Profesor-profesor kita yang pintar, yang benar pintarnya, ya, bukan yang profesor tadi itu, dari fakultas-fakultas teknik kita, sudah berhasil bikin solar dari kelapa sawit dan sudah bisa membikin bensin dari kelapa sawit. Dan, kita juga nanti akan bikin juga, bensin dari batu bara," kata Prabowo.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More