Jakarta, IDN Times - Harga minyak mentah dunia kembali meroket hingga melewati angka 100 dolar AS per barel, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan rencana memblokade seluruh kapal yang melintas di Selat Hormuz.
Hal itu berisiko mengganggu pasokan minyak global. Berdasarkan data pasar, minyak mentah brent yang menjadi patokan internasional mengalami kenaikan sebesar 8 persen ke level 102 dolar AS per barel. Kondisi serupa terjadi pada minyak mentah AS yang juga melonjak 8 persen menjadi 104 dolar AS per barel.
Dilansir CNN, gejolak tersebut pun berdampak pada pasar modal, di mana kontrak berjangka Dow merosot 1,04 persen atau kehilangan 502 poin, diikuti pelemahan S&P 500 sebesar 1 persen dan Nasdaq sebesar 1,15 persen.
