Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Emas Antam Merosot di Tanggal Cantik 5.5, Cek Rinciannya!
ilustrasi emas (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Harga emas Antam turun Rp35 ribu menjadi Rp2.760.000 per gram pada 5 Mei 2026, sementara harga buyback ikut merosot Rp40 ribu ke level Rp2.545.000 per gram.
  • Daftar harga emas Antam bervariasi dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram, dengan tambahan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen tanpa NPWP.
  • Perencana keuangan Andy Nugroho menyebut emas fisik sebagai investasi berisiko rendah namun tetap rawan pencurian, serta menekankan prinsip high risk high return dalam memilih instrumen investasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan signifikan pada hari ini, Selasa (5/5/2026).

Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam hari ini, turun Rp35 ribu. Harga emas hari ini dibanderol menjadi Rp2.760.000 per gram.

1. Harga buyback juga merosot

Harga buyback emas hari ini mengalami penurunan lebih dalam, yakni Rp40 ribu menjadi Rp2.545.000 per gram.

Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

2. Harga emas Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.430.000.

  • Harga emas 1 gram: Rp2.799.000.

  • Harga emas 2 gram: Rp5.460.000.

  • Harga emas 3 gram: Rp8.165.000.

  • Harga emas 5 gram: Rp13.575.000.

  • Harga emas 10 gram: Rp27.095.000.

  • Harga emas 25 gram: Rp67.612.000.

  • Harga emas 50 gram: Rp135.145.000.

  • Harga emas 100 gram: Rp270.212.000.

  • Harga emas 250 gram: Rp675.265.000.

  • Harga emas 500 gram: Rp1.350.320.000.

  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.700.600.000. 

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

3. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.

"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.

Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.

"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.

Editorial Team