Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Antam Tembus Rp3,085 Juta per Gram

Harga Emas Antam Tembus Rp3,085 Juta per Gram
emas batangan Antam (logammulia.com/emas Antam)
Intinya Sih
  • Harga emas Antam naik Rp40 ribu menjadi Rp3,085 juta per gram, dengan harga buyback mencapai Rp2,864 juta per gram sesuai data logammulia.com.
  • Penjualan kembali emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
  • Emas dianggap instrumen penting untuk diversifikasi portofolio karena nilainya cenderung stabil dan berlawanan arah dengan aset seperti saham atau properti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp40 ribu per gram pada perdagangan, Sabtu (28/2/2026). Dengan demikian, harga emas Antam kini dibanderol Rp3,085 juta per gram.

Berdasarkan data situs logammulia.com harga buyback naik dengan nominal yang sama, sehingga dibanderol Rp2,864 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.

1. Rincian harga emas hari ini

Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1,592,5 juta
  • Harga emas 1 gram: Rp3,085 juta
  • Harga emas 2 gram: Rp6,110 juta
  • Harga emas 3 gram: Rp9,140 juta
  • Harga emas 5 gram: Rp15,2 juta
  • Harga emas 10 gram: Rp30,345 juta
  • Harga emas 25 gram: Rp75,737 juta
  • Harga emas 50 gram: Rp151,395 juta
  • Harga emas 100 gram: Rp302,712 juta
  • Harga emas 250 gram: Rp756,515 juta
  • Harga emas 500 gram: Rp1,512 miliar
  • Harga emas 1.000 gram: Rp3,025 miliar.


2. Emas jadi instumen untuk diversifikasi portofolio

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar lima hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Investasi emas jadi pilihan investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli.

Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Business

See More