Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Harga Premium Batal Naik Hari Ini

Harga Premium Batal Naik Hari Ini
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Share Article

Nusa Dua, IDN Times - Pemerintah menunda kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Sebelumnya sempat ramai diberitakan bahwa premium akan menjadi menjadi Rp7.000 per liter per hari ini (10/10). 

Sebelumnya, dikutip dari situs Antara, pemerintah sempat akan memberlakukan harga premium Rp7.000 itu untuk Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) mulai pukul 18.00 WIB.

  1. 1. Sesuai arahan Presiden, kenaikan harga premium ditunda

    IDN Times/Rochmanudin
    IDN Times/Rochmanudin

    "Sesuai arahan Bapak Presiden, rencana kenaikan harga premium di Jamali menjadi Rp 7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp 6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini, agar ditunda dan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina," demikian pernyataan Jonan.

    Sebelumnya, Jonan sempat menyatakan Pertamina juga akan menjual premium dengan harga Rp6.900 per liter di luar Jamali. 

  2. 2. Harga BBM jenis pertamax sudah naik

    Ilustrasi mengisi BBM. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
    Ilustrasi mengisi BBM. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

    Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) sudah mengumumkan kenaikan harga BBM nonsubsidi, khususnya Pertamax Series dan Dex Series, serta Biosolar Non PSO. Kenaikan harga ini berlaku di seluruh Indonesia hari ini, pukul 11.00 WIB.

    Pertamina menetapkan harga Pertamax di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menjadi Rp10.400/liter, Pertamax Turbo Rp12.250/liter, Pertamina Dex Rp11.850/liter, Delite Rp10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp9.800/liter. 

    Kendati demikian, Pertamina mengklaim bahwa harga yang ditetapkan ini masih lebih kompetitif dibandingkan dengan harga jual di SPBU lainnya. Harga yang ditetapkan untuk wilayah lainnya dapat dilihat pada website Pertamina.

  3. 3. Pemerintah sempat janjikan tidak ada kenaikan BBM

    IDN Times/Rochmanudin
    IDN Times/Rochmanudin

    Awal September lalu, Pemerintah dan Pertamina kompak menyatakan bahwa harga BBM tidak naik meski rupiah melemah. 

    "BBM naik? Gini, pemerintah tidak merencanakan harga BBM naik dalam waktu dekat. Ya, jelas ya," kata Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/9).

    Jawaban Jonan tersebut menanggapi wacana bahwa muncul spekulasi untuk menaikkan harga BBM atas kekhawatiran terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
     

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More