Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harta Kekayaan Sakti Wahyu Trenggono Naik Rp537,56 Miliar dalam Setahun

Harta Kekayaan Sakti Wahyu Trenggono Naik Rp537,56 Miliar dalam Setahun
Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono usai rapat bersama Komisi IV DPR RI. (IDN Times/Amir Faisol)
Intinya Sih
  • Harta kekayaan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono naik Rp537,56 miliar dalam setahun, mencapai total Rp2,98 triliun per akhir 2025 tanpa memiliki utang.
  • Aset tanah dan bangunan milik Trenggono bernilai Rp118,53 miliar pada 2025, turun sekitar 17 persen dari tahun sebelumnya dengan total 46 properti tersebar di berbagai daerah.
  • Surat berharga menjadi sumber kekayaan terbesar senilai Rp2,4 triliun pada 2025, meningkat sekitar Rp431,83 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp2,98 triliun per akhir 2025. Harta kekayaan Trenggono diperbaharui dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun periodik 2025 yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Maret 2026 lalu.

Pada 2024, total hartanya tercatat senilai Rp2,44 triliun. Dengan demikian, dalam kurun waktu satu tahun, harta kekayaan Trenggono mengalami kenaikan sebesar Rp537,56 miliar atau sekitar 22,03 persen. Trenggono tercatat bersih dari utang alias memiliki nilai utang sebesar nol rupiah hingga akhir 2025.

1. Punya aset tanah dan bangunan senilai Rp118,53 miliar

Sakti Wahyu Trenggono (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Sakti Wahyu Trenggono (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Trenggono tercatat memiliki aset berupa tanah serta tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp118,53 miliar pada akhir 2025. Jumlah aset properti yang dimilikinya ini mengalami penurunan dari laporan tahun 2024 yang sebelumnya bernilai Rp143,15 miliar. Penurunan nilai tanah dan bangunan tersebut adalah sebesar Rp24,63 miliar atau sekitar 17,20 persen.

Dia tercatat memiliki 46 aset tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah seperti Bekasi, Sragen, Cianjur, Jakarta Selatan, Boyolali, Buleleng, Sleman, dan Karanganyar.

Secara rinci, properti miliknya didominasi oleh hasil sendiri, di antaranya tanah seluas 300 meter persegi di Kabupaten/Kota Sragen senilai Rp30,9 juta , tanah dan bangunan seluas 293 meter persegi/89 meter persegi di Cianjur senilai Rp897,98 juta , serta tanah dan bangunan seluas 500 meter persegi/500 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp22,5 miliar.

2. Punya alat transportasi senilai Rp1,41 miliar

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Untuk kategori alat transportasi dan mesin, Trenggono melaporkan kepemilikan tiga unit kendaraan di akhir 2025 dengan total nilai Rp1,41 miliar. Nilai itu sedikit mengalami penyesuaian dari 2024 yang sebelumnya tercatat sebesar Rp1,81 miliar. Nilai alat transportasi ini turun sebesar Rp399 juta atau sekitar 22 persen.

Kendaraan yang terparkir di garasinya terdiri dari mobil Audi RS 5 Sedan tahun 2015 hasil sendiri seharga Rp800 juta, dan motor Honda Beat Solo tahun 2018 hasil sendiri seharga Rp3,25 juta.

Selain itu, dia juga memiliki mobil Mini Cooper S Countryman F60 Minibus tahun 2023 hasil sendiri yang nilainya tercatat sebesar Rp611 juta pada laporan akhir 2025 , setelah sebelumnya bernilai Rp1,01 miliar pada laporan tahun 2024.

3. Kantongi surat berharga Rp2,4 triliun

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat hadir di pada sarasehan tentang Potensi Bisnis, Riset dan Pengabdian Masyarakat di Sektor Industri Perikanan di Kampus Teluk Awur, Jumat (27/12/2024). (dok. Undip)
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat hadir di pada sarasehan tentang Potensi Bisnis, Riset dan Pengabdian Masyarakat di Sektor Industri Perikanan di Kampus Teluk Awur, Jumat (27/12/2024). (dok. Undip)

Pundi-pundi kekayaan terbesar dari Menteri Kelautan dan Perikanan itu tersimpan dalam bentuk surat berharga.

Pada akhir 2025, nilai surat berharga miliknya melesat naik menjadi Rp2,4 triliun, dibandingkan posisi tahun 2024 yang bernilai Rp1,97 triliun. Nilai surat berharga itu naik Rp431,83 miliar atau sekitar 21,98 persen.

Share Article
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More