Purbaya Bakal Tempatkan Anak buah di DSI untuk Pengawasan

- Purbaya Yudhi Sadewa akan menempatkan pejabat Kementerian Keuangan di PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk memperkuat pengawasan ekspor komoditas sumber daya alam strategis.
- Airlangga Hartarto menyebut kementerian lain juga akan menugaskan perwakilan di DSI agar pengawasan lintas lembaga berjalan efektif dan mencegah potensi monopoli pasar.
- DSI resmi berbentuk perseroan terbatas sejak 18 Mei 2026, dipimpin Luke Thomas Mahony sebagai Direktur dan Harold Jonathan Dharma TJ sebagai Komisaris dengan kepemilikan saham mayoritas oleh Danantara Investment Management.
Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan akan menempatkan jajaran Kementerian Keuangan di PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk melakukan pengawasan.
DSI akan menjadi eksportir tunggal komoditas sumber daya alam (SDA) strategis berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan demikian, semua perusahaan yang sebelumnya menjalankan bisnis ekspor komoditas SDA, harus melakukan ekspor melalui DSI.
“Itu usulan Pak Menko (Perekonomian). Kalau untuk pengawasan biar benar katanya kita mesti naruh orang di sana, termasuk dari Keuangan,” ucap Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (21/5/2026).
1. Jajaran Kementerian lain juga bakal ditempatkan di DSI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan kementerian lain juga akan menempatkan jajaran di DSI untuk pengawasan.
“Nanti dari mana-mana,” tutur Airlangga dalam kesempatan yang sama.
2. Agar tak jadi sumber masalah

Purbaya mengatakan, pengawasan perlu dilakukan agar DSI tidak menjadi lembaga monopolis sumber masalah.
“Saya pikir pengawasan di DSI akan lebih bagus dibanding lembaga-lembaga yang ada sebelumnya, sehingga dia enggak akan jadi monopolis yang mengganggu pasar,” ucap Purbaya.
3. Baru ada satu Direksi dan Komisaris

DSI baru dibentuk sah sebagai perseroan terbatas (PT) pada 18 Mei 2026. Perusahaan itu memiliki alamat yang sama dengan Danantara Indonesia, yakni Wisma Danantara, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 36-38, Jakarta Selatan.
PT Danantara Investment Management (Persero) sebagai holding investasi Danantara tercatat sebagai pemegang saham seri A DSI sebanyak 99 lembar. Kemudian, PT Danantara Mitra Sinergi tercatat sebagai pemegang 1 lembar saham seri B dari DSI.
DSI dipimpin oleh Luke Thomas Mahony selaku Direktur. Kemudian, ada Harold Jonathan Dharma TJ sebagai Komisaris. Luke adalah mantan Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan Harold pernah menjabat sebagai Direktur PT Mandiri Sekuritas.

















