Dia menjelaskan, pelantikan kali ini merupakan tindak lanjut dari penunjukan pejabat yang telah dilakukan sebelumnya. Pejabat yang sudah mengikuti pelantikan sebelumnya tetap menjalankan tugasnya, sedangkan sejumlah posisi lainnya disempurnakan melalui proses pengisian jabatan.
Hoaks! Kemenkeu Bantah Kembalikan 14 Pejabat yang Telah Dicopot

- Kemenkeu membantah kabar bahwa Menkeu Suahasil Nazara melantik kembali 14 pejabat yang sebelumnya dicopot, dan menegaskan informasi tersebut hoaks.
- Kemenkeu mengimbau masyarakat memverifikasi informasi melalui PPID, Kemenkeu PRIME, serta akun media sosial resmi sebelum mempercayai atau menyebarkan kabar.
- Suahasil melantik 12 pejabat eselon II dan dua pejabat Sekretariat KSSK sebagai penyempurnaan pengisian jabatan melalui mekanisme Baperjakat dan sistem merit.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang disebut melantik kembali 14 pejabat Kemenkeu yang sebelumnya dicopot oleh Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa. Kemenkeu memastikan informasi tersebut merupakan hoaks.
Klarifikasi tersebut disampaikan melalui kanal resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu. Masyarakat diimbau memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarluaskannya.
Informasi mengenai pelantikan kembali 14 pejabat tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan struktur dan pejabat di lingkungan Kemenkeu.
"Masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial, terutama jika tidak disertai sumber resmi yang dapat diverifikasi," tulis Kemenkeu.
1. Masyarakat diimbau mencari informasi yang terverifikasi

Viral di media sosial terkait Menkeu lantik pegawai yang sudah dicopot Purbaya. (Dok/Istimewa). Kemenkeu menyediakan kanal informasi publik melalui PPID yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus memeriksa kebenaran kabar yang beredar. Hal ini penting di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui berbagai platform digital.
Selain laman PPID Kemenkeu, masyarakat dapat mengikuti informasi melalui kanal resmi Kemenkeu PRIME dan akun media sosial resmi Kemenkeu. Kanal tersebut menjadi rujukan untuk memperoleh informasi langsung dari sumber resmi.
Klarifikasi atas informasi hoaks juga merupakan bagian dari upaya Kemenkeu memperkuat keterbukaan informasi publik. Dengan adanya penjelasan resmi, masyarakat memiliki rujukan yang lebih jelas untuk memeriksa informasi terkait aktivitas kementerian maupun pejabat pemerintah.
2. Pelantikan untuk sempurnakan jabatan di Kemenkeu

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Senin (21/9/2026). (IDN Times/Trio Hamdani) Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau pejabat eselon II Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta dua pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (21/9/2026). Suahasil mengatakan pelantikan tersebut menjadi tahap akhir dari rangkaian pengisian dan penyempurnaan jabatan di Kemenkeu yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
“Ini adalah penyempurnaan setelah itu. Jadi yang kemarin telah ikut pelantikan, itu sudah menjalankan tugasnya. Ini penyempurnaannya,” kata Suahasil di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (21/9/2026).
3. Proses pengisian jabatan dibahas melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kemenkeu

Ilustrasi Menkeu Suahasil lantik 14 pejabat Kemenkeu baru (kemenkeu.go.id) Proses pengisian jabatan dibahas melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kemenkeu yang melibatkan seluruh pimpinan unit eselon I. Masing-masing unit menyampaikan usulan dan memberikan asesmen dalam proses pengisian jabatan.
Mekanisme tersebut mencakup jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pejabat fungsional. Sesuai ketentuan, pejabat pimpinan tinggi pratama dilantik oleh Menkeu. Sementara pejabat administrator dan pejabat lainnya dilantik pimpinan unit eselon I masing-masing.
Proses tersebut menjadi bagian dari penerapan sistem merit melalui mekanisme talent management dengan mempertimbangkan kinerja dan karakteristik pegawai.
“Sehingga dia tuntas, seluruh proses penempatan mutasi dan promosinya tuntas. Saya telah meminta kepada seluruh pejabat Kementerian Keuangan untuk sekarang bekerja, menuntaskan, mengerjakan seluruh tugas Kementerian Keuangan bagi Indonesia,” tegas Menkeu.
Pelantikan hari ini juga mencakup dua pejabat pada Sekretariat KSSK. Pengisian tersebut berkaitan dengan penyesuaian kelembagaan terhadap struktur baru Kementerian Keuangan, termasuk pembentukan Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64 Tahun 2025.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)







![[QUIZ] Dari Tanggal Lahirmu, Ini Ide Franchise yang Cocok Untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20240228/lisanto-fjxa21l-ihw-unsplash-a5b9962b3fc7f3cf62c097d65b42212c.jpg)

![[QUIZ] Dari Karakter Upin Ipin, Kamu Tebak Kamu Perintis atau Pewaris](https://image.idntimes.com/post/20250509/untitled-design-8-a8d895374ad15b64e137e3070b058e48.jpg)









