Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
IHSG Ambruk Sepekan Ini, Sempat Tinggalkan Level 6.000
ilustrasi IHSG (IDN Times/Aditya Pratama)
  • IHSG turun 1,81 persen pada 28 September-2 Oktober 2026, sempat bergerak di bawah level 6.000, dengan kapitalisasi pasar menyusut 2,55 persen menjadi Rp10.627 triliun.

  • Investor asing mencatat net sell Rp5,04 triliun, sementara investor lokal mendominasi 59 persen nilai transaksi. Total perdagangan mencapai 251,85 miliar saham senilai Rp63,13 triliun.

  • BSWD memimpin penguatan dengan kenaikan 142,42 persen, sedangkan FORU menjadi pelemahan terdalam turun 54 persen. GOTO juga turun 40 persen ke Rp30 per saham.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga 1,81 persen sepekan ini, 28 September - 2 Oktober 2026. Berdasarkan data IDX Mobile yang dikutip Minggu, (4/10/2026), IHSG bergerak pada kisaran 5.973 - 6.228 selama sepekan ini.

Total volume perdagangan sepekan ini mencapai 251,85 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi Rp63,13 triliun, dan frekuensi sebanyak 8,4 juta kali.

Kapitalisasi pasar bursa berakhir di angka Rp10.627 triliun pekan ini, turun 2,55 persen dari pekan lalu di level Rp10.905 triliun.

1. Investor asing catatkan net buy Rp279,23 miliar, turun 87,5 persen

Ilustrasi Saham. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sepekan ini komposisi nilai transaksi di bursa didominasi oleh investor lokal, sebesar 59 persen, dan investor asing 41 persen. Dari nilainya, investor lokal memborong saham hingga Rp39,99 triliun, dan menjual saham Rp34,95 triliun.

Lebih lanjut, aksi jual investor asing pekan ini lebih tinggi dibandingkan aksi beli, yakni Rp23,13 triliun untuk aksi beli, dan Rp28,17 triliun untuk aksi jual.

Dengan demikian, sepekan terakhir ini terjadi aksi jual bersih atau net sell investor asing senilai Rp5,04 triliun. Angka itu jauh lebih tinggi dari pekan lalu yang mencatatkan net sell Rp3,15 triliun, sehingga ada penurunan 37,35 persen.

2. BSWF hingga ROCK jadi saham top gainers

Ilustrasi Saham. (IDN Times/Aditya Pratama)

BEI melaporkan, sepekan ini ada 10 saham yang mencatatkan lebih dari 33 persen, dan menjadi saham-saham top gainers. Berikut daftarnya:

  1. PT Bank Of India Indonesia Tbk (BSWD) menguat 142,42 persen ke Rp3.600

  2. PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) menguat 80 persen ke Rp3.600

  3. PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) menguat 78,03 persen ke Rp470

  4. PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) menguat 64,36 persen ke Rp332

  5. PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) menguat 57,32 persen ke Rp3.760

  6. PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) menguat 50,77 persen ke Rp980

  7. PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) menguat 50,42 persen ke Rp710

  8. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) menguat 40,28 persen ke Rp2.960

  9. PT Sinar Mas Agro Resources and Tech Tbk (SMAR) menguat 37,1 persen ke Rp8.500

  10. PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) menguat 33 persen ke Rp266.

3. FORU hingga GOTO masuk daftar top losers

ilustrasi IHSG (IDN Times/Muhammad Surya)

Di tengah pelemahan IHSG, tercatat ada 10 saham yang mengalami pelemahan paling tajam, bahkan melebihi 33 persen.

Saham-saham top losers ini didominasi oleh saham-saham yang nilainya bertahan di Rp50 per lembar, lalu turun pada saat BEI menghapus batas harga saham Rp50 menjadi Rp1. Berikut daftarnya:

  1. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melemah 54 persen ke Rp163

  2. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) melemah 52 persen ke Rp24

  3. PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) melemah 48 persen ke Rp26

  4. PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) melemah 44 persen ke Rp28

  5. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) melemah 44 persen ke Rp28

  6. PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melemah 42 persen ke Rp29

  7. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melemah 40 persen ke Rp30

  8. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) melemah 38,24 persen ke Rp4.570

  9. PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) melemah 36 persen ke Rp32

  10. PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) melemah 34 persen ke Rp33.

Curated For You

Editorial Team

Related Article