Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Bergerak pada Level 7.800-8.200

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Bergerak pada Level 7.800-8.200
ilustrasi IHSG (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih

  • Secara teknikal, terjadi penyempitan histogram negatif MACD IHSG dan Stochastic RSI mengindikasikan reversal di area oversold. Volume cenderung relatif rendah karena investor masih wait and see.

  • IHSG dipengaruhi oleh keyakinan konsumen Indonesia yang meningkat, penjualan sepeda motor tumbuh 3,1 persen year on year, dan data retail sales Desember 2025 yang diperkirakan melambat menjadi 5,5 persen.

  • Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham andalan untuk memberikan cuan: ANTM, JSMR, MDKA, PWON dan ISAT.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan melanjutkan penguatannya pada perdagangan Selasa (10/2/2026). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada rentang resistance 8.200, pivot 8.100, dan support 7.800.

Phintraco Sekuritas pun menjelaskan, IHSG pada perdagangan awal pekan atau Senin (9/2/2026) ditutup menguat pada level 8.031,87 (+1,22 persen) setelah sempat dibuka melemah akibat sentimen negatif dari penurunan outlook atas peringkat beberapa emiten, IHSG berhasil berbalik menguat.

"Faktor positif antara lain berasal dari penguatan indeks bursa Asia, berlanjutnya penguatan harga emas, perak, dan tembaga, juga menjadi sentimen positif. Rupiah juga ditutup menguat di level Rp16.805 per dolar AS di pasar spot, didukung oleh penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Selasa (10/2/2026).

1. Investor masih akan wait and see

ilustrasi IHSG (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi IHSG (IDN Times/Aditya Pratama)

Secara teknikal, terjadi penyempitan histogram negatif MACD IHSG dan Stochastic RSI mengindikasikan reversal di area oversold. Namun, volume cenderung relatif rendah karena diperkirakan investor masih cenderung wait and see.

"Sehingga, diperkirakan IHSG akan cenderung berkonsolidasi pada kisaran 7.800-8.200," tulis Phintraco Sekuritas.

2. Sentimen dalam negeri

Konferensi pers di Gedung BEI Jakarta
Konferensi pers di Gedung BEI Jakarta (IDN Times/Pitoko)

Di sisi lain, Phintraco Sekuritas mengungkapkan jika pergerakan IHSG ini bakal dipengaruhi beberapa sentimen. Di antaranya adalah Indeks keyakinan konsumen Indonesia yang meningkat pada level 127 pada Januari 2026 dari level 123,5 pada Desember 2025.

"Ini merupakan level tertinggi sejak Januari 2025 dan kenaikan ini didorong oleh peningkatan dalam hampir enam sub indeks utama," tulis Phintraco Sekuritas.

Sementara itu, penjualan sepeda motor tumbuh 3,1 persen year on year (yoy) mencapai 577,763 unit pada Januari 2026. Level ini merupakan yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir, setelah adanya penurunan tajam sebesar 14,5 persen pada Desember 2025.

"Investor juga akan mencermati data retail sales Desember 2025, yang diperkirakan melambat menjadi 5,5 persen dari 6,3 persen pada November 2025," tulis Phintraco Sekuritas.

Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan akan melakukan pertemuan teknis lanjutan dengan MSCI pada Rabu (11/2/2026). BEI bersama SRO akan mengajukan beberapa inisiatif kepada MSCI seiring dengan delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia yang ditargetkan selesai pada April 2026 mendatang.

3. Rekomendasi saham

Ilustrasi Saham.
Ilustrasi Saham. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sejalan dengan proyeksi tersebut, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang bisa jadi andalan untuk memberikan cuan.

Kelima saham tersebut adalah ANTM, JSMR, MDKA, PWON dan ISAT.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Business

See More