Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

IHSG Dibuka ke Zona Hijau Jelang Libur Isra Mi'raj

IHSG Dibuka ke Zona Hijau Jelang Libur Isra Mi'raj
Ilustrasi Harga Naik (IDN Times/Arief Rahmat)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 33,97 poin atau 0,55 persen menjadi 6.233 pada pembukaan perdagangan Rabu (10/3/2021) pagi.

Sekitar pukul 09:15 WIB, IHSG tercatat bergerak menguat 51 poin ke level 6.250.

1. Pergerakan IHSG hari ini

Ilustrasi penurunan nilai saham. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi penurunan nilai saham. (IDN Times/Arief Rahmat)

Dilansir dari RTI, IHSG menguat sejak pembukaan pagi. Meski demikian, IHSG sempat anjlok sekitar pukul 09.00 WIB dan kembali bangkit lagi. IHSG menyentuh titik terendahnya hari ini di level 6.225 dan mencapai puncak tertingginya pagi ini di level 6.255.

Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi sebesar Rp1,2 triliun dengan volume transaksi sebesar 2,4 miliar lembar saham dan frekuensi sebanyak 152.649 kali.

2. Pergerakan indeks saham

Ilustrasi grafik (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi grafik (IDN Times/Arief Rahmat)

Saham unggulan mayoritas menguat pada perdagangan pagi ini, juga saham-saham kelompok lainnya seperti berikut:

LQ45 menguat 0,60 persen menjadi 933,393

IDX30 menguat 0,56 persen menjadi 497,483

IDX80 menguat 0,54 persen menjadi 134,102

IDXESGL menguat 0,67 persen menjadi 138,385

IDXQ30 menguat 0,56 persen menjadi 143,606

3. IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin

Ilustrasi Grafik Penurunan (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Grafik Penurunan (IDN Times/Arief Rahmat)

Sebelumnya pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 48,82 poin atau 0,76 persen ke level 6.199,6. Pelemahan tersebut sudah terjadi sejak Kamis (3/3/2021) pekan lalu.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, pelemahan IHSG yang masih berlangsung hampir sepekan ini masih disebabkan adanya potensi kenaikan US Treasury 10 years.

“Masih adanya potensi tren kenaikan dari US Treasury 10 years dan di sisi lain sampai saat ini belum terdapat data makroekonomi domestik yang memberikan high positive impact terhadap pasar,” jelas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rehia Sebayang
Hana Adi Perdana
Rehia Sebayang
EditorRehia Sebayang

Related Articles

See More

Dasco Gelar Rapat Bareng DEN, Bank Indonesia hingga Bahlil

29 Jun 2026, 12:32 WIBBusiness