Sempat Menguat, IHSG Ditutup Anjlok 48 Poin Sore Ini

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi sejak Kamis (3/3/2021). Pada perdagangan hari ini (9/3/2021), IHSG ditutup melemah 48,82 poin atau 0,76 persen ke level 6.199,6.
Sebelumnya, IHSG pada Selasa pagi dibuka dalam zona hijau, yakni di level 6.258,7 atau meningkat 10,3 poin dibandingkan penutupan pada Senin (8/3/2021) sore.
1. Penyebab pelemahan IHSG

Masih melemahnya IHSG bukannya tanpa alasan. Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, pelemahan IHSG yang masih berlangsung hampir sepekan ini masih disebabkan adanya potensi kenaikan US Treasury 10 years.
"Masih adanya potensi tren kenaikan dari US Treasury 10 years dan di sisi lain sampai saat ini belum terdapat data makroekonomi domestik yang memberikan high positive impact terhadap pasar," jelas dia.
Faktor lainnya yang menyebabkan pelemahan IHSG hari ini adalah berkaitan dengan keputusan pemerintah memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro hingga dua minggu ke depan.
2. Pergerakan IHSG hari ini

Melansir RTI, level terendah IHSG hari ini ada di level 6.167,7 dan level tertingginya berada di level 6.267,4.
Adapun secara keseluruhan, investor membukukan transaksi senilai Rp13,4 triliun dengan volume transaksi sebanyak 24,8 miliar lembar saham dengan frekuensi sebanyak 1,411 juta kali. Selain itu, sebanyak 140 saham menguat, 343 saham melemah, dan 145 saham stagnan.
3. Pergerakan indeks saham

Pelemahan IHSG pada penutupan hari ini juga diikuti dengan menurunnya semua saham unggulan. Berikut daftarnya:
LQ45 melemah 1,32 persen menjadi 927,853.
IDX30 melemah 1,29 persen menjadi 494,720.
IDX80 melemah 1,11 persen menjadi 133,387.
IDXESGL melemah 0,96 persen menjadi 137,461.
IDXQ30 melemah 1,25 persen menjadi 142,804.



















