Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
IIF Pacu Inovasi dan Manajemen Risiko ESG di Sektor Infrastruktur
Kantor pusat PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). (dok. IIF)
  • IIF memperkuat ESG melalui Climate Risk Management yang terintegrasi dalam Enterprise Risk Management, pembiayaan berstandar internasional, serta layanan advisory bagi klien.

  • Perusahaan mengembangkan knowledge sharing dan capacity building, termasuk pelatihan pengukuran emisi GRK, untuk membantu klien memenuhi kebutuhan pelaporan keberlanjutan.

  • IIF meraih tiga penghargaan ESG dan inovasi pada 2026, serta melanjutkan dukungan pembiayaan, advisory, dan inovasi data bagi proyek infrastruktur berkelanjutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dan pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) dalam kegiatan bisnis dan investasi klien. Upaya ini didukung oleh penerapan Climate Risk Management yang telah terintegrasi dalam kerangka Enterprise Risk Management IIF.

"Inovasi, layanan advisory, dan penguatan kapabilitas ESG yang dikembangkan IIF membantu klien menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kebutuhan pengambilan keputusan yang lebih cepat, pengelolaan risiko iklim, hingga peningkatan akses terhadap sumber pembiayaan berkelanjutan," ujar Presiden Direktur & CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/10/2026).

1. IIF terapkan praktik standar internasional dalam pembiayaan

Proyek Infrastruktur IIF di Tahun 2024. (Dok.Istimewa).

Rizki mengatakan, IIF menerapkan praktik terbaik berstandar internasional dalam pembiayaan, manajemen risiko, tata kelola, serta perlindungan sosial dan lingkungan. Selain menyediakan pembiayaan dan layanan advisory, IIF juga memperkuat kapasitas klien melalui program berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan peningkatan kapasitas (capacity building).

Salah satu program tersebut adalah pelatihan pengukuran emisi gas rumah kaca (GRK). Program ini bertujuan membantu klien memahami metodologi penghitungan emisi sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam memenuhi tuntutan pelaporan keberlanjutan yang terus berkembang.

2. IIF raih penghargaan Operational Innovation of the Year-Financial Services

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dan pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (Dok/Istimewa).

Atas upaya tersebut, IIF meraih penghargaan Operational Innovation of the Year-Financial Services dalam ajang Asian Innovation Excellence Awards 2026. IIF juga memboyong dua penghargaan dalam ajang Corporate Treasurer Awards 2026, yakni Best ESG Advisory dan Best ESG Service Provider.

Penghargaan tersebut mencerminkan upaya IIF dalam menghadirkan inovasi operasional, layanan konsultasi, serta penguatan kapabilitas ESG untuk membantu klien menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks

3. IIF komitmen dukung kebutuhan pembiayaan dan pengembangan infrastruktur

Kontribusi IIF Bagi Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Indonesia. (Dok/Istimewa).

Peran IIF dalam mendorong penerapan praktik infrastruktur berkelanjutan juga mendapat perhatian internasional melalui keterlibatannya dalam berbagai forum global sepanjang 2025–2026. Partisipasi tersebut menjadi salah satu sarana untuk berbagi pengalaman Indonesia dalam mengembangkan pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan dan inklusif.

Bagi klien, penghargaan yang diraih IIF menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam mengembangkan inovasi operasional, layanan advisory, serta penguatan aspek ESG. IIF pun berkomitmen melanjutkan upaya tersebut untuk mendukung kebutuhan pembiayaan dan pengembangan proyek infrastruktur.

"Dengan mengombinasikan pembiayaan, advisory, dan inovasi berbasis data, IIF akan terus mendukung pengembang proyek, BUMN, dan pelaku usaha dalam mewujudkan proyek infrastruktur yang lebih bankable, tangguh, dan berkelanjutan bagi Indonesia," ungkap Rizki.

Curated For You

Editorial Team

Related Article