Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
IIF Perkuat Pembiayaan Infrastruktur Garap Proyek Berkelanjutan
Proyek Infrastruktur IIF di Tahun 2024. (Dok.Istimewa).
  • IIF menegaskan komitmen mendukung pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan dengan menggandeng sektor swasta di bidang konektivitas, digital, dan kesehatan untuk mempercepat pembangunan nasional.
  • Perusahaan menerbitkan obligasi Rp435,5 miliar dan surat berharga perpetual Rp220 miliar guna memperkuat kapasitas pembiayaan serta menarik minat investor institusi dan ritel.
  • IIF meraih tiga penghargaan internasional atas kontribusinya dalam pembiayaan berkelanjutan, inovasi sekuritisasi syariah, serta implementasi program investasi infrastruktur yang berdampak sosial positif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 Januari 2010

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) didirikan atas inisiatif Pemerintah Indonesia bersama lembaga keuangan internasional untuk memperkuat pembiayaan pembangunan infrastruktur nasional.

15 Juli 2026

Presiden Direktur IIF, Rizki Pribadi Hasan, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan di berbagai sektor prioritas.

Juli 2026

IIF meraih tiga penghargaan internasional: FinanceAsia Awards 2026, ABF Corporate and Investment Banking Awards 2026, dan ADB 2025 Project Implemented Award. IIF juga terpilih sebagai salah satu dari lima perusahaan terbaik pada ASEAN Risk Awards 2026.

kini

IIF terus memperkuat pembiayaan infrastruktur berkelanjutan melalui pendanaan baru dan pengakuan global untuk meningkatkan layanan serta dampak ekonomi positif di Indonesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperkuat pembiayaan infrastruktur berkelanjutan melalui penerbitan obligasi dan surat berharga perpetual, serta meraih sejumlah penghargaan internasional atas kontribusinya di sektor tersebut.
  • Who?
    Presiden Direktur dan CEO IIF, Rizki Pribadi Hasan, bersama tim manajemen IIF yang bekerja sama dengan investor domestik, asing, regulator, dan lembaga pemerintah dalam mendukung proyek infrastruktur berkelanjutan.
  • Where?
    Kegiatan dan pengumuman dilakukan di Jakarta, dengan proyek serta kemitraan yang tersebar di berbagai sektor infrastruktur di Indonesia.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Rabu, 15 Juli 2026. Penghargaan internasional diterima sepanjang Juli 2026 setelah penerbitan obligasi senilai Rp435,5 miliar dan surat berharga perpetual Rp220 miliar.
  • Why?
    Pendanaan baru diterbitkan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan IIF dalam menyediakan solusi keuangan bagi proyek infrastruktur prioritas serta meningkatkan permodalan guna mendukung pembangunan berkelanjutan nasional.
  • How?
    IIF menerbitkan tiga tenor obligasi dengan rata-rata kupon 7,4 persen per tahun dan surat berharga perpetual dengan imbal hasil 8 persen. Dana diserap oleh perusahaan manajemen aset, asuransi, korporasi, dana pensiun, dan perbankan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada perusahaan namanya IIF yang bantu bikin jalan, internet, dan rumah sakit supaya Indonesia maju. Mereka punya uang banyak dari jual surat utang besar sekali. Orang-orang dari bank dan asuransi beli surat itu. Karena kerja bagus, IIF dapat tiga hadiah besar dari luar negeri. Sekarang mereka mau terus bantu proyek agar hidup orang jadi lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Komitmen PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dalam memperkuat pembiayaan infrastruktur berkelanjutan menunjukkan kemajuan nyata bagi sektor keuangan nasional. Keberhasilan menerbitkan obligasi dan meraih tiga penghargaan internasional menegaskan kredibilitas serta penerapan standar lingkungan, sosial, dan tata kelola yang tinggi, sekaligus memperluas peluang kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga global untuk pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menegaskan komitmennya mendukung pembiayaan proyek infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Perseroan memosisikan diri sebagai pelengkap industri keuangan dan pasar modal dalam memobilisasi pembiayaan dari sektor swasta.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer IIF, Rizki Pribadi Hasan, mengatakan, IIF mendorong partisipasi modal swasta pada proyek infrastruktur berkelanjutan, antara lain di sektor konektivitas, infrastruktur digital, dan kesehatan.

"IIF bermitra dengan pelaku usaha, regulator, investor domestik maupun asing, serta lembaga yang dibentuk pemerintah untuk mempercepat pembangunan. Kami juga menjadi mitra bagi investasi asing langsung," ujar Rizki dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

1. PT IIF telah berhasil terbitkan obligasi senilai Rp435,5 miliar

Ilustrasi Obligasi/Surat Berharga (IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk memperkuat kapasitas pembiayaan, IIF telah menerbitkan obligasi senilai Rp435,5 miliar dan surat berharga perpetual sebesar Rp220 miliar. Obligasi tersebut diterbitkan dalam tiga tenor, yakni satu tahun, tiga tahun, dan lima tahun dengan rata-rata kupon sekitar 7,4 persen per tahun. Adapun surat berharga perpetual menawarkan imbal hasil sebesar 8 persen per tahun.

Sekitar 83 persen dari total penerbitan obligasi dan surat berharga perpetual diserap oleh perusahaan manajemen aset dan perusahaan asuransi. Sisanya diserap korporasi, investor ritel, dana pensiun, dan perbankan.

2. Berkat komitmennya bisa raih 3 penghargaan di Juli

Pada Juli 2026, IIF menerima tiga pengakuan internasional bergengsi. (Dok/Istimewa).

Menurut Rizki, tambahan pendanaan tersebut akan memperkuat kemampuan IIF dalam menyediakan solusi pembiayaan, layanan advisory, dan mitigasi risiko bagi proyek infrastruktur di sektor prioritas.

Atas kontribusinya tersebut, pada Juli 2026, IIF juga meraih tiga penghargaan internasional, yakni FinanceAsia Awards 2026 untuk kategori The Biggest Sustainable Impact – Nonbank Financial Institution, Asian Banking and Finance (ABF) Corporate and Investment Banking Awards 2026 untuk kategori Innovative Deal of the Year, serta ADB 2025 Project Implemented Award for Outstanding Social Safeguard Implementation.

Dia menjelaskan, penghargaan FinanceAsia diberikan atas kontribusi IIF dalam pembiayaan infrastruktur berwawasan iklim, penerapan standar lingkungan dan sosial, peningkatan akses layanan dasar, inovasi pembiayaan berkelanjutan, serta penerapan tata kelola berbasis ESG.

Sementara itu, penghargaan ABF diberikan atas dukungan IIF terhadap transaksi sekuritisasi infrastruktur syariah pertama di Indonesia melalui Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Syariah (KIK EBA Syariah) yang diterbitkan oleh klien di sektor jalan tol.

Penghargaan dari Asian Development Bank (ADB) diberikan atas keberhasilan implementasi program Leveraging Private Infrastructure Investment senilai 50 juta dolar AS. Selain itu, IIF juga terpilih sebagai salah satu dari lima perusahaan terbaik dalam kategori Environmental & Social Risk Management (ESRM) Pioneer Award pada ASEAN Risk Awards 2026.

Penghargaan internasional dan pendanaan baru ini akan membantu IIF meningkatkan layanan kepada klien serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Dengan permodalan yang lebih kuat dan pengakuan global, IIF akan terus meningkatkan solusi pembiayaan, layanan advisory, dan mitigasi risiko untuk membantu klien merealisasikan proyek infrastruktur berkelanjutan di sektor-sektor prioritas," ucap dia.

3. IIF perkuat pembiayaan infrastruktur berkelanjutan lewat pendanaan baru

Kantor pusat PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). (dok. IIF)

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) merupakan lembaga keuangan swasta nonbank yang berfokus pada pembiayaan infrastruktur serta penyediaan layanan konsultasi untuk proyek-proyek infrastruktur yang layak secara komersial. Perusahaan ini didirikan pada 15 Januari 2010 atas inisiatif Pemerintah Indonesia bersama sejumlah lembaga keuangan internasional untuk memperkuat pembiayaan pembangunan infrastruktur nasional.

Saat ini, IIF dimiliki oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Asian Development Bank (ADB), International Finance Corporation (IFC) yang merupakan anggota World Bank Group, Deutsche Investitions- und Entwicklungsgesellschaft (DEG) yang dimiliki oleh KfW, serta Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).

Dalam menjalankan usahanya, IIF menerapkan praktik terbaik yang mengacu pada standar internasional, mulai dari penyaluran pembiayaan dan penerapan tata kelola perusahaan hingga pengelolaan aspek sosial dan lingkungan. Pendekatan tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Indonesia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article