Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Danantara Mau Jadikan Bali Pusat Keuangan Global, Tiru Dubai

Danantara Mau Jadikan Bali Pusat Keuangan Global, Tiru Dubai
Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kabupaten Badung. (Dok.GWK Culture Park)
Intinya Sih
  • Pemerintah bersama Danantara Indonesia dan BP BUMN menyiapkan Bali sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia untuk memperkuat daya saing ekonomi di tingkat global.
  • Konsep PFII meniru kesuksesan Dubai International Financial Centre yang berhasil menjadikan Dubai pusat keuangan dunia dengan insentif pajak menarik dan ekosistem profesional besar.
  • Danantara menggelar rapat strategis membahas kesiapan infrastruktur, strategi investasi, serta pembangunan ekosistem keuangan berstandar global guna menarik investasi dan membangun kepercayaan internasional terhadap Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times — Pemerintah tengah mempersiapkan Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) untuk memperkuat daya saing negara di tingkat global.

PFII itu menjadi salah satu program yang sedang difokuskan Danantara Indonesia dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

1. Menjadikan Dubai sebagai tolok ukur utama

Mohammed bin Rashid Library (MBRL) di Dubai, Uni Emirate Arab (UEA), tampak Burj Khalifa di kejauhan
Mohammed bin Rashid Library (MBRL) di Dubai, Uni Emirate Arab (UEA), tampak Burj Khalifa di kejauhan (IDN Times/Yogie Fadila)

Dalam menyusun konsep PFII di Bali, pemerintah memilih Dubai International Financial Centre (DIFC) sebagai benchmark utama.

DIFC dinilai sukses mentransformasi Dubai menjadi salah satu pusat keuangan terkemuka di dunia hingga dijuluki sebagai Wall Street of MEASA (Middle East, Africa, and South Asia).

Kawasan tersebut saat ini menjadi pusat aktivitas bagi lebih dari 50 ribu profesional dan menawarkan insentif pajak korporasi hingga 0 persen selama 40 tahun.

2. Fokus pada penarikan investasi global dan penguatan pasar

ilustrasi investor (freepik.com/drobotdean)
ilustrasi investor (freepik.com/drobotdean)

Dengan mengadopsi praktik terbaik dari Dubai, PFII di Bali ditargetkan mampu menarik investasi global, memperdalam pasar keuangan domestik, serta memperluas akses pembiayaan.

Kehadiran pusat finansial ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan internasional secara berkelanjutan.

3. Danantara gelar rapat strategis bahas kesiapan infrastruktur

Danantara Mau Jadikan Bali Pusat Keuangan Global, Tiru Dubai
Rapat jajaran Managing Director Danantara dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria dan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir. (dok. BP BUMN)

Sebagai bagian dari persiapan, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, serta jajaran direksi telah menggelar rapat pada Selasa (14/7).

Rapat tersebut membahas strategi investasi, pembangunan ekosistem keuangan berstandar global, serta optimalisasi peran Danantara dalam mendukung pengembangan aset, infrastruktur, dan layanan pendukung di PFII.

Mengenai proyek ini, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan pentingnya aspek kepercayaan dalam pembangunan kawasan tersebut.

"PFII bukan sekadar membangun kawasan keuangan, tetapi juga membangun kepercayaan dunia terhadap Indonesia. Dengan ekosistem yang kompetitif dan berstandar global, kami ingin menghadirkan lebih banyak investasi yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional," kata Dony dikutip Rabu, (15/7/2026).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More