Jakarta, IDN Times - Impor minyak mentah Jepang dari Timur Tengah anjlok lebih dari 67 persen pada April, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut menyentuh level bulanan terendah sejak pencatatan dimulai pada 1979.
Data Kementerian Keuangan Jepang pada 21 Mei 2026, menunjukkan gangguan pasokan parah ini terjadi akibat blokade efektif Selat Hormuz, usai eskalasi konflik kawasan Timur Tengah sejak akhir Februari lalu.
Berdasarkan laporan statistik perdagangan awal, Jepang hanya mengimpor 3,84 juta kiloliter minyak dari kawasan tersebut pada bulan lalu. Timur Tengah biasanya memasok lebih dari 90 persen kebutuhan energi Jepang, tetapi kini pangsa pasarnya menyusut menjadi 85,8 persen, dilansir Kyodo News.
