Ketika pemerintah mengumumkan angka inflasi, mungkin kamu bertanya-tanya mengapa kenaikan tersebut terasa jauh lebih besar dalam kehidupan sehari-hari. Secara statistik, inflasi mungkin hanya berada di kisaran beberapa persen. Namun, ketika harga sewa rumah, bahan makanan, bensin, listrik, dan kebutuhan rutin lainnya naik bersamaan, dampaknya terhadap anggaran rumah tangga bisa terasa jauh lebih berat.
Data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat untuk September 2025 menunjukkan bahwa harga barang dan jasa secara keseluruhan meningkat 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, angka tersebut merupakan rata-rata dari berbagai kategori pengeluaran, sehingga belum tentu menggambarkan apa yang dialami setiap orang.
Julien Brault, pendiri Moose Money, menjelaskan kepada GOBankingRates bahwa inflasi memang tidak dirasakan secara sama oleh semua orang. Pengeluaran, lokasi tempat tinggal, dan tingkat pendapatan masing-masing individu dapat menentukan seberapa besar tekanan kenaikan harga yang benar-benar dirasakan.
