Berdasarkan data Bloomberg, rupiah tercatat melemah 37 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.847 per dolar AS.
Jelang RDG BI, Rupiah Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS

- Rupiah ditutup melemah 37 poin atau 0,21 persen menjadi Rp17.884 per dolar AS pada perdagangan Selasa, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.847.
- Investor menanti hasil RDG Bank Indonesia pada Rabu, dengan proyeksi BI belum menaikkan suku bunga acuan.
- Tekanan rupiah sejalan dengan penguatan indeks dolar AS dan pelemahan mayoritas mata uang Asia; rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.800-Rp17.950 per dolar AS.
Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan, Selasa (22/9/2026) sore. Rupiah parkir di level 17.884 per dolar Amerika Serikat (AS).
1. Mayoritas pergerakan mata uang di Asia bergerak variatif sore ini
Mayoritas mata uang di Asia bergerak variatif, rinciannya:
- Bath Thailand melemah 0,14 persen
- Ringgit Malaysia melemah 0,01 persen
- Yuan China melemah 0,11 persen
- Rupee India melemah 0,03 persen
- Pesso Filipina menguat 0,14 persen
- Won Korea menguat 0,81 persen
- Dolar Taiwan menguat 0,09 persen
2. Pasar tungguh hasil rapat RDG besok
Pengamat pasar uang Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah terjadi di tengah antisipasi investor terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan digelar Rabu (23/9/2026).
"Pasar proyeksikan Bank Indonesia belum akan menaikan suku bunga acuan dalam RDG besok," tegasnya.
3. Tekanan rupiah sejalan dengan pergerakan mata uang di Asia yang melemah
Di sisi lain, tekanan terhadap rupiah juga sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia dan mata uang utama dunia yang melemah terhadap dolar AS.
Indeks dolar AS menguat ke level tertinggi baru sejak 30 Juli 2026. Penguatan tersebut dipengaruhi meningkatnya ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Federal Reserve (The Fed).
Kondisi tersebut membuat investor mencermati keputusan BI terkait suku bunga acuan. Pasar menilai ruang pergerakan rupiah masih akan menghadapi tekanan apabila BI memutuskan tidak menaikkan suku bunga dalam RDG besok.
"Untuk perdagangan selanjutnya, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.800-Rp17.950 per dolar AS," ungkap Lukman.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















