Jakarta, IDN Times - Pertumbuhan laba industri China hanya mencapai 4,2 persen secara tahunan pada Agustus 2026, menjadi laju terendah sepanjang tahun sekaligus melanjutkan perlambatan selama empat bulan beruntun. Sektor manufaktur masih mencatat keuntungan, tetapi pertumbuhannya tertahan karena produksi yang tinggi tak diimbangi konsumsi rumah tangga.
Secara keseluruhan, laba industri China pada Januari hingga Agustus 2026 tumbuh 15,7 persen, turun dari capaian 17,6 persen pada periode Januari hingga Juli. Perolehan Agustus juga menjadi yang terendah sejak November 2025 ketika laba industri sempat anjlok hingga dua digit, setelah sebelumnya melonjak 24,7 persen pada April.
