Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Layanan Tambahan yang Bikin Bisnis Laundry Panen Cuan

4 min read
4 Layanan Tambahan yang Bikin Bisnis Laundry Panen Cuan
ilustrasi seorang wanita sedang laundry (pexels.com/Darya Sannikova)
  • Laundry dapat menambah pemasukan melalui layanan cuci barang non-pakaian, seperti sepatu, tas, karpet, dan boneka, sekaligus menarik pelanggan dengan kebutuhan lebih beragam.
  • Layanan express berbayar serta antar-jemput via WhatsApp atau formulir daring memberi kemudahan, tetapi harus disesuaikan dengan kapasitas operasional dan pencatatan pesanan yang rapi.
  • Program loyalitas dan paket bulanan mendorong pelanggan kembali serta transaksi lebih konsisten, dengan harga yang perlu menghitung seluruh biaya operasional dan ketentuan penggunaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bisnis laundry menjadi salah satu peluang usaha yang menarik karena banyak orang membutuhkan jasa mencuci pakaian secara praktis. Namun, persaingan yang semakin ketat membuat pemilik usaha perlu mencari cara agar bisnisnya tetap ramai pelanggan dan menghasilkan keuntungan lebih besar.

Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah menghadirkan layanan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Mulai dari mencuci barang non-pakaian hingga menyediakan paket berlangganan, berbagai layanan ini bisa menjadi sumber pendapatan baru sekaligus membuat pelanggan semakin betah menggunakan jasa laundry kamu.

  1. 1. Layanan spesialis barang non-pakaian (cross-selling)

    ilustrasi tempat laundry
    ilustrasi tempat laundry (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Jangan hanya mengandalkan cucian pakaian sehari-hari untuk mendapatkan pemasukan. Kamu bisa memperluas layanan dengan menerima berbagai barang non-pakaian yang membutuhkan perawatan khusus, seperti sepatu, tas, karpet, boneka, hingga perlengkapan rumah tangga.

    Layanan ini dapat membantu bisnis laundry menjangkau pelanggan dengan kebutuhan yang lebih beragam. Misalnya, seseorang yang awalnya datang untuk mencuci pakaian bisa tertarik menggunakan jasa cuci sepatu atau tas sekaligus. Strategi ini dikenal sebagai cross-selling, yaitu menawarkan layanan tambahan kepada pelanggan yang sudah menggunakan jasa utama.

    Agar hasilnya maksimal, pastikan setiap barang ditangani sesuai jenis bahan dan tingkat kekotorannya. Sepatu berbahan khusus, misalnya, membutuhkan metode pembersihan yang berbeda dari sepatu berbahan kanvas. Jika belum memiliki peralatan atau tenaga terlatih, kamu bisa memulai dari jenis barang yang paling mudah ditangani.

    Selain menambah pemasukan, layanan spesialis juga dapat menjadi pembeda dari kompetitor. Pelanggan cenderung memilih kembali laundry kamu ketika bisa membersihkan berbagai jenis barang tanpa harus berpindah ke tempat lain.

  2. 2. Layanan kecepatan (express dan upselling)

    ilustrasi tempat laundry
    ilustrasi tempat laundry (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Kecepatan menjadi salah satu pertimbangan pelanggan saat memilih jasa laundry. Ada kalanya mereka membutuhkan pakaian bersih dalam waktu singkat, misalnya untuk bekerja, menghadiri acara, atau bepergian ke luar kota.

    Kamu bisa menawarkan layanan express dengan waktu pengerjaan lebih cepat dibandingkan layanan reguler. Sebagai contoh, laundry reguler selesai dalam dua hari, sedangkan layanan express ditargetkan selesai pada hari yang sama sesuai kapasitas operasional. Layanan ini dapat dikenakan tarif tambahan karena membutuhkan pengaturan antrean dan sumber daya yang lebih intensif.

    Strategi tersebut juga berkaitan dengan upselling, yaitu menawarkan pilihan layanan dengan nilai lebih tinggi kepada pelanggan. Misalnya, pelanggan yang memilih laundry reguler bisa ditawari layanan cepat jika memang membutuhkan pakaian segera.

    Meski begitu, jangan menjanjikan waktu pengerjaan yang sulit dipenuhi. Sesuaikan jumlah pesanan dengan kapasitas mesin, tenaga kerja, dan jam operasional agar kualitas cucian tetap terjaga. Pelanggan yang mendapatkan hasil bersih tepat waktu akan lebih percaya untuk menggunakan layanan tambahan tersebut.

  3. 3. Kemudahan akses dan kenyamanan

    ilustrasi tempat laundry
    ilustrasi tempat laundry (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Pelanggan tidak selalu punya waktu untuk datang langsung ke gerai laundry. Padatnya rutinitas sehari-hari membuat banyak orang membutuhkan layanan laundry yang praktis dan gak menyita banyak waktu.

    Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kamu bisa menyediakan layanan antar-jemput pakaian. Pelanggan cukup menghubungi laundry melalui WhatsApp untuk menentukan jadwal pengambilan dan pengantaran. Jika memungkinkan, sediakan juga pilihan pemesanan melalui formulir daring agar prosesnya lebih teratur.

    Selain itu, gunakan sistem pencatatan pesanan yang jelas. Informasi mengenai nama pelanggan, jumlah pakaian, jenis layanan, biaya, dan estimasi selesai perlu dicatat untuk mengurangi risiko barang tertukar atau terlambat dikirim.

    Kamu juga bisa menawarkan pembayaran digital agar transaksi lebih mudah. Namun, perhitungkan biaya transportasi, tenaga kurir, dan biaya transaksi sebelum menentukan tarif. Dengan begitu, layanan tambahan ini tetap memberikan keuntungan tanpa membebani operasional bisnis.

  4. 4. Program loyalitas dan sistem paket

    ilustrasi tempat laundry
    ilustrasi tempat laundry (pexels.com/WENCHENG JIANG)

    Mendapatkan pelanggan baru memang penting, tetapi mempertahankan pelanggan lama juga tidak kalah menguntungkan. Salah satu caranya adalah membuat program loyalitas yang memberikan apresiasi kepada pelanggan yang rutin menggunakan jasa laundry kamu.

    Contohnya, pelanggan mendapatkan satu kali potongan harga setelah melakukan sejumlah transaksi. Kamu juga bisa memberikan poin untuk setiap pembayaran yang nantinya dapat ditukar dengan diskon atau layanan tertentu. Pastikan aturan program dibuat sederhana agar pelanggan mudah memahami manfaatnya.

    Pilihan lainnya adalah menyediakan sistem paket, seperti paket bulanan untuk pelanggan yang rutin mencuci pakaian setiap minggu. Paket dapat mencakup kuota berat cucian tertentu dengan harga yang lebih menarik dibandingkan pembayaran satuan.

    Agar tidak merugikan bisnis, hitung biaya deterjen, listrik, air, tenaga kerja, dan kebutuhan operasional lainnya sebelum menentukan harga paket. Tetapkan juga ketentuan mengenai masa berlaku, batas penggunaan, serta biaya tambahan jika cucian melebihi kuota.

    Program seperti ini bisa membantu bisnis memperoleh transaksi yang lebih konsisten. Pelanggan pun memiliki alasan untuk kembali karena mendapatkan manfaat yang sesuai dengan kebutuhannya.

    Mengembangkan bisnis laundry gak harus selalu dimulai dengan membuka cabang baru atau membeli banyak mesin. Kamu bisa meningkatkan peluang pendapatan melalui layanan spesialis barang non-pakaian, pengerjaan cepat, antar-jemput, hingga program loyalitas dan paket berlangganan.

    Pilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan kemampuan operasional bisnis kamu. Dengan perhitungan biaya yang tepat serta kualitas pelayanan yang konsisten, layanan tambahan bisa menjadi strategi untuk meningkatkan omzet sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More