Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Luhut Sebut Harga Daging Sapi Bisa Turun Jadi Rp80 Ribu per Kg

Luhut Sebut Harga Daging Sapi Bisa Turun Jadi Rp80 Ribu per Kg
Warga membeli daging sapi di pasar tradisional Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Aceh, Senin (17/4/2023). Pedagang menyatakan, harga daging sapi menjelang lebaran di daerah itu mulai naik dari harga Rp145.000 per kg menjadi Rp150.000 per kg. (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah menjajaki kerja sama dengan Brasil untuk pengadaan sapi. Nantinya sapi dari Negeri Samba akan diekspor ke Indonesia demi memperkuat pasokan daging di dalam negeri.

Dengan begitu, dikatakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Indonesia punya alternatif pemasok daging selain Australia dan India.

Luhut telah bertandang ke Brasil untuk memperdalam peluang kerja sama tersebut, sebagai tindaklanjut pertemuan bilateral antara Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan Presiden Brasil Luiz Ińacio Lula da Silva di Hiroshima, Jepang pada Mei 2023.

"Di Brasil kita bicara soal masalah daging. Saya pergi ke sana juga dengan Dirjen Peternakan," kata Luhut dalam unggahan di Instagram pribadinya, Selasa (15/8/2023).

1. Akan ikut berdayakan peternak lokal

Ilustrasi ternak sapi. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)
Ilustrasi ternak sapi. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Pemerintah Indonesia dan Brasil, kata Luhut, sepakat bahwa yang diimpor dari Brasil bukan hanya daging sapi, melainkan sapi pejantan dan anak sapi untuk dikembangbiakkan di dalam negeri. Dengan begitu kualitas peternakan sapi di Indonesia bisa semakin maju.

"Jadi peternak-peternak rakyat itu harus dipikirkan," tegas mantan Menkopolhukam itu.

Kata Luhut akan ada sapi potong dan sapi perah untuk memproduksi susu. Nantinya peternakan sapi perah akan difokuskan di Jawa atau Sumatra. Sedangkan peternakan untuk sapi potong difokuskan di NTT, misalnya di Kabupaten Sumba, atau di tempat lain.

"Kemudian ada breeding. Kita juga pengen kualitas daripada sapi kita, cattle (sapi bakalan) kita ini membaik karena apa yang ada sekarang kalau menurut mereka itu kualitasnya sudah agak menurun. Jadi itu kira-kira," ujarnya.

2. Pemerintah upayakan harga daging sapi di bawah Rp100 ribu

Ilustrasi penjualan daging sapi dan daging kerbau. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Ilustrasi penjualan daging sapi dan daging kerbau. (ANTARA FOTO/Rahmad)

Dikatakan Luhut, pada Maret 2024 nanti masyarakat sudah bisa menikmati daging sapi dengan harga di bawah Rp100 ribu per kg. Tentunya, penurunan akan terjadi bertahap.

"Mungkin Maret kita sudah bisa melihat harga daging itu di bawah atau sekitar Rp100 ribu, syukur-syukur sudah bisa di bawah Rp100 ribu, mungkin Rp80-90 ribu dan bertahap tentunya ya," tutur Luhut.

Ketika harga daging sapi semakin murah, masyarakat bisa lebih sering mengonsumsi makanan bergizi dengan harga yang lebih terjangkau.

"Nah, karena harganya murah, kita akan melihat rakyat lebih banyak makan daging. Nah, makan daging lebih banyak kan lebih sehat karena dia bisa membeli dengan harga Rp75 ribu atau Rp80 ribu daripada harga Rp140 ribu," sebutnya.

3. Indonesia akan swasembada daging sapi dalam beberapa tahun ke depan

Peternak sapi sedang memberikan pakan pada ternak sapi peliharaannya.(IDN Times/Daruwaskita)
Peternak sapi sedang memberikan pakan pada ternak sapi peliharaannya.(IDN Times/Daruwaskita)

Luhut mengaku tidak mudah untuk memajukan kualitas peternakan daging sapi di dalam negeri. Beberapa persoalan muncul terkait hal tersebut, seperti isu penyakit mulut dan kuku (PMK), sistem regulasi, serta metode untuk memperbanyak sapi di tingkat peternak.

Namun, dia menekankan kepada niatan semula, yaitu menghadirkan kualitas gizi dan pangan terbaik untuk masyarakat. Oleh karenanya, persoalan apapun harus bisa diatasi.

"Saya berharap upaya ini sedikit membantu mewujudkan cita-cita kami untuk swasembada daging dalam beberapa tahun ke depan," tambahnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Trio Hamdani
EditorTrio Hamdani
Follow Us

Related Articles

See More

5 Perbedaan Pemasaran dan Penjualan, Jangan Sampai Tertukar

24 Apr 2026, 21:30 WIBBusiness